Rabu, 29 April 2026

Sulteng Hari Ini

Pelatihan Sertifikasi Halal Dukung UMKM Sulteng Perluas Pasar

Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM adalah realisasi program Bakti BCA sejak tahun 2023 untuk mempercepat Indonesia menjadi pusat industri halal.

|
Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Handover
PELATIHAN - Kabid Pemberdayaan UMKM pada Dinas Koperasi Sulteng, Irfan Tasman, membuka acara Pelatihan Sertifikasi Halal bagi UMKM binaan BCA di hotel Merry Glow, Rabu (20/8/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kabid Pemberdayaan UMKM pada Dinas Koperasi Sulteng, Irfan Tasman, membuka acara Pelatihan Sertifikasi Halal bagi UMKM binaan BCA di hotel Merry Glow, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan itu dihadiri Kepala OJK Sulteng Bonny Hardi Putra, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulteng Glenn Nathaniel Pandelaki, Ketua Apindo Sulteng Wijaya Chandra, Satgas Halal Kanwil Kemenag Sulteng dan mitra terkait.

Pelatihan Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM adalah realisasi program Bakti BCA sejak tahun 2023 untuk mempercepat Indonesia menjadi pusat industri halal dunia.

Baca juga: Masjid Al-Arof Diresmikan, Bupati Iksan Penuhi Komitmen untuk Rumah Ibadah

Di samping itu, sertifikat halal ibarat gerbang pembuka jalan UMKM menuju pasar yang lebih luas, sekaligus komitmen pelaku usaha dalam menjaga kepercayaan konsumen di negara berpenduduk mayoritas muslim.

“UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia dan menjadi potensi dalam menjadikan Indonesia produsen halal nomor satu di dunia,” katanya.

Fasilitasi BCA disebutnya sebagai komitmen dan kolaborasi perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat Sulteng melalui pemberdayaan UMKM yang sejalan dengan program BERANI Sejahtera.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan dan pelaku usaha saya tegaskan merupakan kunci untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Harapan besar pemerintah provinsi lanjutnya agar pelaku UMKM tidak menyia-yiakan kesempatan emas untuk menimba ilmu, memperluas jejaring dan koneksi serta memberikan sumbangsih bagi perekonomian Sulteng.

“Jadikan pelatihan ini sebagai loncatan saudara untuk membawa usaha ke level berikutnya,” ungkap Irfan Tasman. 

Baca juga: Polres Banggai Tangkap Tiga IRT Terlibat Judi Remi di Luwuk Utara Sulteng

Sementara Kepala BCA Palu, M Safruddin Syam berharap supaya pelaku UMKM bisa lebih cepat mendapat sertifikat halal lewat program Bakti BCA yang sudah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan di berbagai kota/kabupaten.

Ia menyebut tiap tahun terjadi peningkatan penerbitan sertifikat halal lewat program ini, dimulai tahun 2023 sebanyak 1000 dan tahun 2024 mencapai 2000 sertifikat.

“Semoga mendapat bekal berharga dalam mendukung pertumbuhan usaha bapak dan ibu ke arah yang lebih baik,” ucap Safruddin.

Sertifikasi Halal UMKM 

Sertifikasi halal sangat penting bagi UMKM, terutama di negara dengan mayoritas penduduk Muslim seperti Indonesia. 

Sertifikat halal memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk yang mereka gunakan atau konsumsi aman dan sesuai dengan aturan agama, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. 

Selain itu, dengan memiliki sertifikasi halal, produk UMKM bisa lebih mudah diterima dan bersaing di pasar domestik maupun internasional, terutama di negara-negara yang memiliki komunitas Muslim besar. 

Sertifikasi halal juga menjadi nilai tambah yang membedakan produk UMKM dari produk sejenis yang belum bersertifikat, sehingga membantu dalam meningkatkan daya saing. 

Di sisi lain, adanya regulasi yang mewajibkan produk untuk memiliki sertifikat halal membuat UMKM perlu segera mempersiapkan diri agar produk mereka tetap legal dan dapat dipasarkan tanpa hambatan.

Proses sertifikasi halal juga mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan sistem produksi, sehingga menghasilkan produk yang lebih profesional dan terpercaya. 

Dengan sertifikasi halal, UMKM juga akan lebih mudah menjalin kerja sama dengan mitra bisnis, termasuk retail dan platform digital yang biasanya mensyaratkan produk halal. 

Selain itu, sertifikasi ini membantu menghindari risiko penolakan produk di pasar yang dapat merugikan pelaku usaha.

 Oleh karena itu, sertifikasi halal bukan hanya penting dari sisi agama, tapi juga sangat strategis untuk pengembangan dan keberlangsungan usaha UMKM. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved