Minggu, 10 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Pemuda Palu Shadiq Muntashir Lolos Bootcamp Antikorupsi KPK, Satu-satunya Wakil Sulteng

Dari total 2.227 pendaftar se-Indonesia, hanya 50 orang yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi ketat. 

Tayang: | Diperbarui:
Handover
WAKILI SULAWESI TENGAH - Muhammad Shadiq Muntashir, pemuda asal Kota Palu, mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya wakil Sulawesi Tengah yang lolos seleksi Bootcamp Antikorupsi Nasional – Sinergi Integritas Muda Indonesia (SINTESIS) 2025 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI). 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Muhammad Shadiq Muntashir, pemuda asal Kota Palu, mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya wakil Sulawesi Tengah lolos seleksi Bootcamp Antikorupsi NasionalSinergi Integritas Muda Indonesia (SINTESIS) 2025.

Kegiatan itu digelar Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI).

Dari total 2.227 pendaftar se-Indonesia, hanya 50 orang yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi ketat. 

Shadiq termasuk salah satunya setelah bersaing dengan ribuan anak muda dari berbagai daerah.

Baca juga: Dispora Banggai Gelar Bimtek Pengelolaan Dewan Ambalan

Pembukaan bootcamp berlangsung di lokasi pelatihan pada Senin (9/9/2025). 

Kegiatan dihadiri peserta, fasilitator, perwakilan GIZ, Direktur Permas Aksi KPK, serta dibuka langsung oleh Ketua KPK RI Setyo Budiyanto. Acara pembukaan ditandai dengan sambutan resmi, penyematan peserta, dan ikrar pemuda antikorupsi.

Sebelum pelaksanaan tatap muka, program telah dimulai sejak awal Agustus 2025 melalui pembekalan daring (pre-phase). 

Tahapan itu berisi diskusi interaktif, pelatihan strategi pencegahan korupsi, hingga penguatan gerakan berbasis komunitas.

Baca juga: Link Streaming Indonesia vs Korea Selatan: Langkah Garuda Ditentukan Malam Ini

“Bersaing dengan ribuan anak muda inspiratif dari seluruh Indonesia adalah tantangan tersendiri. Saya bersyukur bisa lulus dan membawa nama Sulawesi Tengah, meski datang sebagai individu, bukan utusan resmi,” ujar Shadiq kepada wartawan, Selasa (9/9/2025).

Seleksi program ini berlangsung sejak pertengahan Juli 2025. 

Tahapannya dimulai dari pengisian formulir (15–21 Juli), seleksi administrasi (25 Juli), wawancara daring (28–31 Juli), hingga pengumuman final pada 6 Agustus 2025.

Bootcamp SINTESIS 2025 dirancang untuk melahirkan agen perubahan yang siap menggerakkan masyarakat melawan korupsi. 

Baca juga: Putra Putri Morowali Utara Raih Juara di Ajang Putera Puteri Wisata Indonesia 2025

Selama pelatihan tatap muka (8–12 September 2025), peserta mengikuti simulasi, studi kasus, praktik audit sosial, dan merancang kampanye kreatif pencegahan korupsi.

“Sepulang dari sini, saya berharap bisa menginisiasi program-program yang melibatkan anak muda di Sulawesi Tengah untuk bersama-sama membangun budaya antikorupsi,” tutup Shadiq.

Bootcamp Antikorupsi KPK adalah salah satu program edukasi dan kampanye yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melibatkan dan memberdayakan berbagai elemen masyarakat, terutama kaum muda, dalam upaya pencegahan korupsi.

Program ini dirancang sebagai pelatihan intensif untuk membekali pesertanya dengan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan praktis dalam melawan korupsi.

Tujuan dan Peserta

Tujuan utama bootcamp ini adalah untuk mencetak agen-agen perubahan yang bisa menjadi pelopor gerakan antikorupsi di lingkungan masing-masing.

Peserta yang biasanya ditargetkan adalah:

Pemuda: Baik mahasiswa maupun aktivis yang berusia 17-30 tahun.

Profesi Tertentu: Ada juga program khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan profesi lain.

Seleksi untuk mengikuti program ini cukup ketat, dengan ribuan pendaftar dari seluruh Indonesia, namun hanya puluhan peserta terbaik yang terpilih.

Materi yang Dibahas

Selama bootcamp, para peserta akan mendapatkan berbagai materi komprehensif, seperti:

Nilai-Nilai Antikorupsi: Pemahaman mendalam tentang sembilan nilai integritas (jujur, disiplin, peduli, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, berani, dan adil).

Tematik Korupsi: Pembahasan tentang berbagai modus korupsi, seperti korupsi sumber daya alam atau penyalahgunaan anggaran.

Keterampilan Praktis: Pelatihan untuk menyusun laporan pengaduan yang berkualitas dan melakukan investigasi sederhana.

Strategi Kampanye: Pelatihan tentang bagaimana membuat kampanye antikorupsi yang efektif, baik secara digital maupun di media massa.

Manajemen Penyuluhan: Pembekalan untuk menjadi penyuluh antikorupsi yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat luas.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved