Rabu, 27 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Pemprov Sulawesi Selatan Lakukan Benchmarking Proyek Multi Years di Sulteng

Rombongan diterima Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sulteng, Fahrudin Yambas, yang didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah. 

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN/Tidak Ada
KUNJUNGAN TIM BENCHMARKING SULSEL - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan tim benchmarking Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (27/11/2025). 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan tim benchmarking Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (27/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelajaran atas keberhasilan Pemprov Sulteng dalam mengelola pembangunan infrastruktur melalui skema tahun jamak (multi years), sesuai arahan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Rombongan diterima Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sulteng, Fahrudin Yambas, yang didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah. 

Baca juga: Satpol PP Morowali Siapkan Program Terpadu Pencegahan Narkoba 2026

Di antaranya, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Faidul Keteng, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Andi Ruly Djanggola, Kepala Biro PBJ Muchsin Pakaya, Irbansus Inspektorat Fitri Mastura, dan Sekdis Perkimtan Irwan.

Sementara itu, tim benchmarking Pemprov Sulsel dipimpin Inspektur Inspektorat Marwan Mansyur, bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Andi Ihsan, Inspektur Pembantu Wilayah III Amiruddin, serta sejumlah pejabat teknis lainnya.

Dalam sambutannya, Fahrudin menyampaikan selamat datang dan apresiasi atas inisiatif Pemprov Sulsel memperkuat komunikasi antardaerah. 

Ia menilai pertukaran informasi seperti ini penting untuk memastikan pelaksanaan proyek multi years berlangsung transparan dan akuntabel.

Baca juga: Film Legenda Kelam Maling Kundang Sudah Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Filmnya

Menurut dia, Sulteng menjadi salah satu daerah yang direkomendasikan KPK sebagai lokus studi karena telah menuntaskan sejumlah proyek strategis melalui skema multi years. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan Masjid Raya Baitul Khairat di Jalan W.R. Supratman Palu, yang sebelumnya bernama Masjid Agung Darussalam dan hancur akibat gempa 7,7 SR pada September 2018.

Proyek pembangunan masjid tersebut melalui proses panjang sejak sayembara desain pada 2020, penyusunan DED pada 2021, hingga konstruksi pada 2023–2025.

“Proyek ini melibatkan banyak pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Sulteng, Polda Sulteng, serta akademisi Universitas Tadulako,” ujarnya.

Masjid Raya Baitul Khairat kini mampu menampung sekitar 10.000 jamaah, terdiri dari 8.000 jamaah laki-laki dan 2.000 perempuan.

“Salat Jumat perdana akan digelar besok (28 November 2025), disusul tabligh akbar dan peresmian masjid raya pada 4 Desember 2025,” tambahnya.

Baca juga: Satpol PP dan Damkar Morowali Perkuat Armada dengan 10 Kendaraan Operasional Baru

Di sisi lain, Inspektur Sulsel Marwan Mansyur menyampaikan apresiasi atas penyambutan Pemprov Sulteng. 

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved