Sigi Hari Ini
Sigi Targetkan Predikat KLA Lebih Tinggi, Gugus Tugas Gelar Rakor Evaluasi Penilaian 2025
Sikapnya yang tegas namun komunikatif menggambarkan komitmen untuk membawa Sigi naik ke tingkatan KLA yang lebih baik.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Sigi memperkuat komitmen untuk meraih predikat lebih tinggi dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA).
Komitmen itu terlihat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas KLA dan evaluasi hasil penilaian tahun 2025 yang dipimpin Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae.
Bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sigi tampil dengan penuh optimisme menggunakan baju keki, yang melambangkan kedisiplinan, ketegasan, serta kesiapan Pemerintah Daerah dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Baca juga: Dana Transfer Sulteng 2026 Capai Rp10,503 Triliun, Ini Pembagian per Daerah
Sikapnya yang tegas namun komunikatif menggambarkan komitmen untuk membawa Sigi naik ke tingkatan KLA yang lebih baik.
Rakor itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Sigi Nuim Hayat, Kepala Bapperida, para kepala perangkat daerah terkait se-Kabupaten Sigi, camat se-Kabupaten Sigi, perwakilan OPD, serta unsur NGO.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa evaluasi KLA merupakan instrumen nasional yang mendorong pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan, perlindungan, dan penghormatan hak-hak anak secara terintegrasi.
“Keberhasilan KLA bukan sekadar capaian administratif, tetapi menjadi indikator strategis pembangunan manusia di Kabupaten Sigi,” tegas Bupati Rizal dengan nada optimistis. Kamis (4/12/2025).
Baca juga: 8.000 ASN Sulteng Ikuti Pengambilan Janji, Gubernur Anwar Tegaskan Pentingnya Integritas
Ia menjelaskan bahwa evaluasi ini memiliki peran penting dalam memperkuat kebijakan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan pada setiap klaster penilaian.
Bupati juga menyoroti sejumlah isu yang membutuhkan intervensi komprehensif, seperti kasus kekerasan terhadap anak, perkawinan anak, isu kesehatan dan gizi, pemenuhan hak pendidikan, serta perlindungan anak dalam situasi darurat bencana.
Karena itu, Gugus Tugas KLA diminta memastikan setiap perangkat daerah, lembaga layanan, NGO, kecamatan, hingga desa memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengintegrasikan indikator KLA ke dalam program dan perencanaan tahunan.
Di akhir sambutannya, Bupati Sigi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evaluasi ini.
Ia berharap rakor tersebut menghasilkan rekomendasi konkret, langkah tindak lanjut yang terukur, serta kesepakatan bersama demi memperkuat implementasi KLA di seluruh lintas lembaga mulai dari pemerintah daerah, NGO, dunia usaha, media, masyarakat, hingga forum anak. (*)
| Bupati Sigi Prioritaskan Pendidikan, Pastikan Siswa Tak Terkendala Seragam dan Perlengkapan Sekolah |
|
|---|
| Pemkab Sigi Prioritaskan Seragam Gratis untuk Siswa Desil 1 dan 2 |
|
|---|
| Bupati Sigi Komitmen Wujudkan Pendidikan Merata Lewat Seragam Gratis |
|
|---|
| Warga BTN Tinggede Permai Buka Ruang Dialog, Wakil Ketua DPRD Sigi Serap, Keluhan Soal Administrasi |
|
|---|
| Kasus Sabu Terbongkar di Pandere, Polisi Sita Senpi Rakitan dan 7 Butir Peluru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/0bbd8dd4-c4b5-4cc6-9e69-b4015fb35cb7jpeg.jpg)