Jumat, 10 April 2026

Sulteng Hari Ini

Grand Final Lomba PBB dan Pidato Satgas Madago Raya, 119 Pelajar Adu Kemampuan

Kegiatan dibuka langsung oleh Kaops Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, dan dipusatkan di Pos Kotis Tokorondo, Kabupaten Poso.

Editor: Fadhila Amalia
Handover/Tidak Ada
GRAND FINAL - Satgas Operasi Madago Raya kembali menggelar grand final lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan lomba pidato bertema Gema Pelajar Cinta NKRI, diikuti 119 pelajar dari tiga kabupaten di wilayah operasi, Kamis (4/12/2025). 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Satgas Operasi Madago Raya kembali menggelar grand final lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan lomba pidato bertema Gema Pelajar Cinta NKRI, diikuti 119 pelajar dari tiga kabupaten di wilayah operasi, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kaops Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, dan dipusatkan di Pos Kotis Tokorondo, Kabupaten Poso.

Para peserta berasal dari Polres Poso, Tojo Una-Una, dan Parigi Moutong.

Dari Polres Poso, lomba PBB diikuti oleh 3 tim dan lomba pidato 28 peserta. 

Baca juga: AHM Gelar Festival Vokasi Satu Hati 2026, Libatkan 30 Ribu Guru dan Pelajar SMK Se-Indonesia

Polres Touna mengirim 6 tim PBB dan 16 peserta pidato. Sedangkan Polres Parimo menjadi yang terbanyak dengan 16 tim PBB dan 50 peserta pidato. Secara keseluruhan, lomba PBB diikuti 25 tim, sedangkan lomba pidato diikuti 94 peserta.

Dalam lomba PBB, penilaian dilakukan ketat, meliputi sikap sempurna, penghormatan, gerakan hadap, langkah tegap, gerakan maju-mundur, serta ketepatan aba-aba dan kekompakan pasukan.

Kreativitas variasi gerakan, termasuk yel-yel, juga menjadi salah satu kriteria penilaian.

Sementara pada lomba pidato, peserta dinilai berdasarkan tiga komponen utama: materi (isi, sistematika, penggunaan bahasa), retorika (vokal, intonasi, artikulasi, mimik), dan aspek umum (ketepatan waktu, sikap, kesesuaian materi dengan tema).

Baca juga: Sulteng Genjot Kesiapan Lore Lindu untuk Penetapan Warisan Dunia UNESCO

Tema lomba mencakup bahaya radikalisme, moderasi beragama, hingga pentingnya merawat keberagaman dalam bingkai NKRI.

Para peserta memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan, piagam, dan piala.

Satgas Madago Raya menekankan bahwa kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki cinta tanah air serta memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mendukung program deradikalisasi dan kontra-radikalisasi di wilayah Sulawesi Tengah.

“Pelajar harus menjadi garda terdepan dalam menangkal paham radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa. Kami ingin menanamkan nilai cinta NKRI kepada generasi muda sekaligus mendorong mereka lebih percaya diri melalui kompetisi positif seperti ini,” ujar Kombes Heni Agus Sunandar.

Baca juga: Cegah Keresahan Warga, Polsek Bahodopi Morowali Klarifikasi Temuan Uang Viral di Desa Lalampu

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar untuk memperkuat sinergi antara pelajar, masyarakat, dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah operasi Madago Raya.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved