Jumat, 22 Mei 2026

Donggala Hari Ini

BREAKINGNEWS: Desa Towale Donggala Raih Rekor MURI Dunia Pengrajin Tenun Terbanyak

Tenun Donggala kini menjadi tulang punggung ekonomi kreatif masyarakat, terutama saat musim paceklik nelayan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Misna/TribunPalu/Misna Jayanti
RAIH REKOR MURI - Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala tercatat memiliki sekitar 223 pengrajin tenun, dengan 80 persen di antaranya perempuan, menjadikannya desa dengan jumlah penenun terbanyak. 
Ringkasan Berita:Berikut ringkasan berita:
  • Desa Tenun Terbesar di Donggala: Desa Towale memiliki 223 pengrajin tenun, mayoritas perempuan, menjadikannya desa dengan jumlah penenun terbanyak di Kabupaten Donggala.
  • Rekor MURI dan Prestasi Nasional: Desa Towale meraih Rekor MURI Dunia dan masuk 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 sebagai satu-satunya wakil Sulawesi Tengah.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala tercatat memiliki sekitar 223 pengrajin tenun, dengan 80 persen di antaranya perempuan, menjadikannya desa dengan jumlah penenun terbanyak.

Atas pencapaian tersebut, Desa Towale dinobatkan sebagai Desa Tenun dan menerima penghargaan Rekor MURI Dunia sebagai desa wisata dengan pengrajin tenun terbanyak pada Agustus 2023.

Baca juga: Bupati Donggala Luncurkan Mangga Unggulan, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

"Towale mendapat penghargaan Rekor Muri Dunia sebagai desa wisata pengrajin tenun terbanyak. Yang sudah kami SK kan itu kurang lebih 223," ujar Kepala Desa Towale, Muhammad Subhan saat ditemui di Desa Towale, Selasa (16/12/2025).

Pada tahun 2023 Desa Towale mengikuti lomba Anugrah Desa Wisata se-Indonesia, dan masuk dalam 75 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia 2023, satu-satunya desa mewakili Provinsi Sulawesi Tengah

Pada tanggal 27 Agustus 2023 telah diumumkan di TMII Desa Towale mendapatkan Rekor MURI Pengrajin Tenun Terbanyak dan juara 2 kategori souvenir.

Kepala Desa Towale itu mengungkapkan, status desa tenun ini merupakan bagian dari pengembangan Desa Wisata Towale yang memiliki beberapa ikon, seperti desa budaya, desa sejarah, desa religi, dan desa tenun.

“Towale ini bukan desa yang baru berkembang. Ini desa besar karena potensinya, yang saat ini kami berusaha jaga dan telur dilestarikan," tegasnya.

Baca juga: Kapolres Sigi: Modernisasi Pertanian dan Kamtibmas Kondusif Jadi Kunci Kesejahteraan Petani

Tenun Donggala kini menjadi tulang punggung ekonomi kreatif masyarakat, terutama saat musim paceklik nelayan.

"Kalau belum musim ikan, tenun ini jadi harapan warga kami," kata Subhan. (*)

( TribunBreakingNews )

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved