Sulteng Hari Ini
Bulog: Stok Beras di Sulteng Capai 22 Ribu Ton Jelang Ramadan 2026
Pasokan beras di Sulawesi Tengah akan diperkuat dengan kiriman tambahan dari luar daerah dalam waktu dekat.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Bulog Sulawesi Tengah mencatat stok beras di gudang mencapai sekitar 22 ribu ton menjelang Ramadan 2026 sebagai cadangan untuk menjaga ketahanan pangan daerah
- Pemimpin Wilayah Bulog Sulteng Jusri Pakke mengungkapkan pasokan tersebut akan diperkuat dengan kiriman tambahan dari Sulawesi Selatan sekitar 10 ribu ton dan Sulawesi Tenggara sekitar 6 ribu ton secara bertahap
- Bulog juga menyiapkan stok gula pasir sekitar 238 ton serta minyak goreng lebih dari 500 ribu liter untuk kebutuhan masyarakat
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah mencatat ketersediaan beras di gudang saat ini mencapai sekitar 22 ribu ton menjelang Bulan Suci Ramadan 2026.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Jusri Pakke, mengatakan stok tersebut merupakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disiapkan untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus menekan potensi lonjakan harga.
“Terkait menjelang bulan suci Ramadan, untuk stok beras yang ada di gudang kami saat ini kisarannya sekitar 22 ribu ton. Sementara pengiriman juga masih terus berjalan,” ujar Jusri Pakke, saat ditemui di Kantor Bulog Sulteng, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Tambahan Stok Beras dari Sulsel dan Sultra Masuk Sulteng Jelang Ramadan 2026
Ia menjelaskan, pasokan beras di Sulawesi Tengah akan diperkuat dengan kiriman tambahan dari luar daerah dalam waktu dekat.
“Dalam waktu dekat akan masuk tambahan pasokan dari beberapa daerah, di antaranya dari Sulawesi Selatan sekitar 10 ribu ton dan dari Sulawesi Tenggara sekitar 6 ribu ton, namun pengiriman dilakukan secara bertahap,” katanya.
Jusri juga menegaskan bahwa kondisi stok pangan secara nasional sangat aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.
“Kalau secara nasional, stok beras Indonesia sangat aman. Saat ini stok nasional mencapai sekitar 3,3 juta ton,” ucapnya.
Selain memastikan pasokan, Bulog Sulteng terus melakukan langkah intervensi melalui gerakan pangan murah yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN, serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).
Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Pasar Murah Bakal Sasar 10 Kecamatan di Kabupaten Donggala
Di sisi lain, Bulog juga menunggu keputusan pemerintah pusat terkait rencana penyaluran kembali bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang diperkirakan mulai disalurkan pada Februari 2026.
Langkah tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.(*)
Sulawesi Tengah
Ramadan
Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah
Jusri Pakke
Kecamatan Palu Selatan
Kelurahan Lolu Selatan
Kota Palu
Bulog Sulteng
| PHK Massal Ancam Stabilitas Sosial-Ekonomi, Safri Desak Gubernur Panggil Manajemen PT GNI |
|
|---|
| Program 9 Berani Sulteng Jadi Sorotan Nasional Atasi Kemiskinan |
|
|---|
| Delapan Kabupaten di Sulteng Jadi Fokus Pengembangan Listrik Tenaga Surya |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Luncurkan Perda untuk Melindungi Masyarakat Adat |
|
|---|
| Pemprov Targetkan Stunting di Sulteng Turun Jadi 19 Persen di 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Bulog-Stok-Beras-di-Sulteng-Capai-22-Ribu-Ton-Jelang-Ramadan-2026.jpg)