Sabtu, 11 April 2026

Sigi Hari Ini

Desa Abai Kebersihan Akan Dikenakan Sanksi, Bupati Sigi Tegaskan Evaluasi Program Kebersihan

Pentingnya kebersihan dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan rumah, pekarangan, dan fasilitas umum. 

Editor: Fadhila Amalia
Andika/TribunPalu/Andika Satria Bharata
EVALUASI PROGRAM KEBERSIHAN - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae. 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan komitmennya dalam menjalankan program kebersihan berbasis lingkungan melalui gerakan "Pakagali Pakagaya Ngata", yang bertujuan membangun desa dengan budaya bersih, tertib, dan hidup hemat.
  • Bupati Rizal menekankan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman dan menjadi fondasi utama dalam membentuk pola pikir masyarakat.
  • Pemkab Sigi akan melakukan evaluasi rutin setiap bulan dengan melibatkan camat, PKK, Posyandu, dan dinas terkait.

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan komitmennya dalam menjalankan program kebersihan berbasis lingkungan "Pakagali Pakagaya Ngata" bertujuan untuk membangun desa dengan budaya bersih, tertib, dan hidup hemat.

Ia menyampaikan hal tersebut saat acara Kick Off Ramadan Seasonal Program yang diselenggarakan bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) dan Maybank Malaysia di Aula Desa Sindondo II, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (16/2/2026).

Menurut Bupati Rizal, gerakan "Pakagali Pakagaya Ngata" bukan hanya sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan perubahan untuk membangun desa melalui kebersihan yang menjadi fondasi utama dalam pola pikir masyarakat.

Baca juga: Bupati Sigi Tegaskan “Pakagali Pakagaya Ngata”, Desa Abai Kebersihan Disiapkan Sanksi

“Saya percaya kebersihan itu bagian dari iman. Kalau lingkungan kita bersih, tidak perlu lagi diceritakan. Yang terlihat itu justru kalau kotor,” ujar Rizal.

Bupati Rizal menekankan pentingnya kebersihan dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan rumah, pekarangan, dan fasilitas umum. 

Sebagai bagian dari implementasi program ini, Pemerintah Kabupaten Sigi telah menggulirkan kegiatan rutin setiap hari Jumat di desa-desa dan kelurahan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae.
EVALUASI PROGRAM KEBERSIHAN - Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat acara Kick Off Ramadan Seasonal Program yang diselenggarakan bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) dan Maybank Malaysia di Aula Desa Sindondo II, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (16/2/2026). (TribunPalu.com/Andika Satria Bharata)

Untuk memastikan program berjalan efektif, Pemkab Sigi akan melakukan evaluasi setiap bulan dengan melibatkan camat, serta menerima laporan dari PKK, Posyandu, dan dinas terkait.

Bupati Rizal juga menegaskan bahwa akan ada sanksi bagi desa atau pihak yang tidak serius menjalankan program ini.

“Kalau tidak ada progres, tentu ada teguran. Sanksi pasti ada. Dinas yang menjadi koordinator di kecamatan akan saya panggil untuk memastikan mereka benar-benar bekerja,” tegas Rizal.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Imlek 2026 untuk Orang Tersayang, Menyentuh dan Penuh Doa

Dengan adanya program "Pakagali Pakagaya Ngata", Pemerintah Kabupaten Sigi berharap tercipta budaya kebersihan yang berkelanjutan, menjadikan desa-desa di Sigi lebih tertata, sehat, dan mampu mengubah wajah daerah tanpa harus banyak bicara.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved