Sabtu, 18 April 2026

Poso Hari Ini

BBTNLL Kirim Tim Investigasi Setelah Warga Temukan Situs Megalit

Ia juga mengatakan bahwa situs tersebut berada di luar kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Facebook/Antun Lawani Mosiangi/Handover
Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) memberikan tanggapan terkait adanya penemuan situs megalith oleh warga di Desa Dongi-dongi, Lore Utara, Poso 
Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Dongi-dongi, Lore Utara, Poso, menemukan sekitar 4 situs prasejarah, termasuk batu bermotif wajah manusia (Vatunonju).
  • Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) segera mengirim tim untuk investigasi.
  • Situs berada di luar kawasan Taman Nasional Lore Lindu, masuk Area Penggunaan Lain (APL).

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) memberikan tanggapan terkait adanya penemuan situs megalith oleh warga di Desa Dongi-dongi, Lore Utara, Poso.

Menurut Humas BBTNLL, Dony Heru mengatakan pihaknya langsung mengirimkan tim untuk melakukan investigasi di area tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa situs tersebut berada di luar kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

"Keberadaan situs itu diluar kawasan, masuk Area Penggunaan Lain (APL)," kata Dony kepada TribunPalu.com, Jumat (6/3/2026).

Penemuan situs bersejarah itu sempat menarik perhatian jagad maya.

Dalam video yang diunggah oleh akun pribadi milk Antun Lawani Mosiangi, tampak sebuah batu prasejarah dengan model seperti lesung atau dalam bahasa daerahnya (Vatunonju) dengan bermotif wajah manusia di tiap sisinya.

Baca juga: Sinergi Menjemput Aspirasi: Matindas J Rumambi Perkuat Pilar Agama, dan Perlindungan Anak di Desa

Tak hanya satu, sekitar 4 situs prasejarah itu ditemukan di satu lokasi tersebut.

Menurut Dony, kewanangan terkait situs prasejarah itu ada di bawah Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVIII untuk wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berkedudukan di Palu.  

"Itu bukan bagian kami," ujarnya.

Diketahui situs bersejarah itu ditemukan warga dan mengunggahnya lewat video di akun sosial media miliknya.

Dari video yang viral beberapa haril lalu, tampak dilokasi penemuan itu tampak tumpukan tanah yang merupakan bekas galian perusahaan.

Menanggapi hal itu,Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) tidak memberikan tanggapan terkait perusahaan itu.

"Karena bukan urusan kami, itu bagian Provinsi," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved