Rabu, 8 April 2026

Banggai Hari Ini

Sebelum menerima PI, Banggai Energi Utama Garap Sektor Usaha Lain

Salah satu langkah konkret, tahun 2025 terdapat pemanfaatan hibah kabel sisa konstruksi dari PT DSLNG.

Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
Handover
Direktur Utama PT Banggai Energi Utama Achmad Zaidy saat memberikan penjelasan di kantornya di kawasan Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (11/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • PT Banggai Energi Utama (Perseroda), BUMD milik Pemkab Banggai, fokus memperkuat kemandirian perusahaan dan memberikan kontribusi PAD melalui dividen, selain mengejar hak Participating Interest (PI) 10 persen di WK Senoro Toili.
  • Perusahaan mengoptimalkan peluang bisnis strategis, termasuk pemanfaatan hibah kabel sisa konstruksi PT DSLNG senilai Rp4,45 miliar pada 2025.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - PT Banggai Energi Utama (Perseroda) tak hanya berfokus berupaya perolehan hak Participating Interest (PI) 10 persen di wilayah Kerja (WK) Senoro Toili. 

BUMD milik Pemkab Banggai ini mengembangkan berbagai lini usaha strategis guna memperkuat kemandirian Perusahaan dan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen.

Direktur Utama PT Banggai Energi Utama (Perseroda), Achmad Zaidy menerangkan, perusahaan kini mengoptimalkan berbagai peluang bisnis yang berpotensi memperoleh pendapatan. 

Salah satu langkah konkret, tahun 2025 terdapat pemanfaatan hibah kabel sisa konstruksi dari PT DSLNG senilai Rp4.456.094.467 (termasuk PPN).   

Guna mewujudkan rencana ini, Banggai Energi menjalin kemitraan strategis dengan PT Pralu Pratama Mandiri dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa.

Baca juga: Danlanal Palu Tinjau Keamanan Kawasan Kilang DSLNG di Banggai

Lalu kegiatan pemanfaatan limbah B3 dan Non-B3 dengan PT Global Jaya Industri dalam rencana kegiatan bisnis tahun 2026.

Achmad Zaidy menyampaikan sebelum PI 10 persen diterima, Banggai Energi berupaya membangun pondasi yang kuat dengan mencari peluang usaha yang berpotensi menghasilkan pendapatan untuk perusahaan. 

“Jadi kegiatan usaha lain yang dijalankan perusahaan, nantinya bisa memberi hasil juga untuk daerah,” jelas Achmad Zaidy.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved