Senin, 4 Mei 2026

PLN UIP Sulawesi

Melalui Program TJSL, PLN UPT Palu dan Rumah Dua Jari Perkuat Kesiapsiagaan Banjir di Desa Rogo

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari manajemen PLN, yang turut dihadiri oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP3B Sulawesi.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
Handover
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) kembali diwujudkan melalui kegiatan penguatan kesiapsiagaan bencana di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. 
Ringkasan Berita:
  • TJSL PT PLN (Persero) untuk penguatan kesiapsiagaan bencana di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.
  • PLN UPT Palu bekerja sama dengan Rumah Dua Jari, didukung manajemen PLN.
  • Penanaman vegetasi penguat tanah di bantaran sungai (9–11 Feb 2026) sebanyak 110 bibit mahoni dan 200 bibit bambu, kerja sama dengan BPDAS Palu–Poso.

TRIBUNPALU.COM - Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) kembali diwujudkan melalui kegiatan penguatan kesiapsiagaan bencana di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.

Program ini dilaksanakan oleh PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palu bekerja sama dengan Rumah Dua Jari, sebagai upaya meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi potensi banjir bandang di wilayah yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari manajemen PLN, yang turut dihadiri oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP3B Sulawesi.

Rangkaian program diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) Kesiapsiagaan Bencana dilaksanakan di Balai Desa Rogo pada Selasa, 10 Februari 2026.

Baca juga: I Wayan Putra Sandiyasa Serap Aspirasi Warga Tosale Soal Abrasi Pantai Hingga Jalan Desa

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi dan diikuti oleh Pemerintah Desa, Kelompok Siaga Bencana (KSB), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB),
Karang Taruna, serta perwakilan masyarakat dari berbagai dusun.

Dalam kegiatan tersebut, Sri Idawati dari BPBD Sigi memaparkan potensi ancaman bencana di wilayah Kabupaten Sigi, khususnya Desa Rogo, serta pentingnya pemahaman masyarakat terhadap standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan.

 

fja90s hfs90a hf90afa
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) kembali diwujudkan melalui kegiatan penguatan kesiapsiagaan bencana di Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. (Handover)

 

Materi dilanjutkan oleh Abraham Neil yang menjelaskan pemetaan jalur evakuasi aman, pembagian peran masyarakat saat kondisi darurat, serta mekanisme koordinasi ketika bencana terjadi.

Selain peningkatan pemahaman melalui diskusi, masyarakat juga mengikuti simulasi tanggap darurat banjir bandang yang dilaksanakan di halaman SD Negeri Rogo pada Minggu, 15 Februari 2026.

Simulasi ini melibatkan berbagai unsur masyarakat desa, mulai dari Pemerintah Desa, KSB, FPRB, Karang Taruna, PKK, hingga warga dari empat dusun di Desa Rogo.

Baca juga: Polres Banggai Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Saat Mudik 2026

Simulasi dipandu oleh Ketua FPRB Desa Rogo, Herman, yang memberikan arahan mengenai prosedur evakuasi serta praktik pemasangan tenda darurat sebagai bagian dari penanganan awal di lokasi pengungsian.

Untuk mendukung kesiapsiagaan di tingkat desa, program ini juga dilengkapi dengan penyerahan berbagai sarana kebencanaan kepada Pemerintah Desa dan Kelompok Siaga Bencana Rogo.

Peralatan tersebut meliputi tenda siaga bencana, sirine peringatan dini, lampu darurat, senter dan headlamp, tali karmantel, life jacket, handy talky (HT), megaphone, tandu lipat, sepatu boot, helm keselamatan, terpal, perlengkapan kerja lapangan, serta emergency kit dan peralatan P3K.

Penyerahan sarana tersebut dilakukan dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026.

Baca juga: Pasar Murah di Unismuh Luwuk Banggai, Beras 5 Kg Hanya Rp 49 Ribu

Selain itu, upaya pengurangan risiko bencana juga dilakukan melalui penanaman vegetasi penguat tanah di bantaran sungai. Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh warga selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Februari 2026, di tiga titik Daerah Aliran Sungai yang berada di Dusun 1, Dusun 3, dan Dusun 4.

Sebanyak 110 bibit mahoni dan 200 bibit bambu ditanam melalui kerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Palu–Poso, dengan melibatkan masyarakat setempat.

Melalui rangkaian kegiatan ini, PLN UPT Palu bersama Rumah Dua Jari berharap masyarakat Desa Rogo semakin siap menghadapi potensi bencana, sekaligus memiliki kapasitas untuk melakukan langkah penyelamatan diri secara cepat, terorganisir, dan mandiri ketika bencana terjadi. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved