Selasa, 9 Juni 2026

Morowali Hari Ini

Ketua DPRD Morowali Tampilkan Atraksi Tiup Api di Festival Montunu Hulu

Sejumlah pengunjung terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera ponsel.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Ismet Togean 20
Ketua DPRD Morowali, Herdianto Marzuki, menampilkan atraksi tiup api dalam rangkaian Festival Montunu Hulu yang digelar di Lapangan Sangiang Kinabuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Senin (16/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Morowali, Herdianto Marzuki, menampilkan atraksi tiup api dalam Festival Montunu Hulu di Lapangan Sangiang Kinabuka, Senin (16/3/2026).
  • Dalam atraksi tersebut, ia menyemburkan cairan bahan bakar dari mulut ke arah api sehingga menghasilkan kobaran api besar yang menyembur ke udara.
  • Aksi itu menarik perhatian ratusan warga yang hadir, dan banyak pengunjung mengabadikan momen menggunakan ponsel.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Ketua DPRD Morowali, Herdianto Marzuki, menampilkan atraksi tiup api dalam rangkaian Festival Montunu Hulu yang digelar di Lapangan Sangiang Kinabuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Senin (16/3/2026).

Atraksi tersebut dilakukan di hadapan ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam aksi tersebut, Herdianto menyemburkan cairan bahan bakar dari mulutnya ke arah api yang menyala hingga menghasilkan kobaran api besar yang menyembur ke udara.

Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga yang hadir. 

Sejumlah pengunjung terlihat mengabadikan momen tersebut menggunakan kamera ponsel.

Baca juga: Buka Festival Montunu Hulu, Bupati Morowali Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Lokal

Atraksi tiup api itu menjadi salah satu penampilan yang menyita perhatian dalam rangkaian Festival Montunu Hulu yang digelar setiap tahun di Kabupaten Morowali.

Festival Montunu Hulu merupakan tradisi masyarakat To Bungku dalam menyambut malam Lailatul Qadar pada malam ke-27 Ramadan. 

Tradisi ini dikenal dengan kegiatan bakar obor atau penyalaan pelita sebagai simbol penerangan.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Sangiang Kinabuka itu turut dihadiri Bupati Morowali, Wakil Bupati Morowali, Sekretaris Daerah Morowali, Ketua DPRD Morowali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved