Rabu, 8 April 2026

Morowali Hari Ini

Bupati Morowali Dorong DPRD Morowali Utamakan Kepentingan Rakyat

Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun tidak boleh sampai memecah soliditas dalam membangun daerah.

Editor: Regina Goldie
Ismet/TribunPalu/Ismet Togean 20
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengajak seluruh anggota DPRD untuk bekerja sama demi kepentingan masyarakat tanpa membawa kepentingan politik.
  • Dalam rapat paripurna DPRD pada 30 Maret 2026, Iksan menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif, serta mengingatkan agar hubungan ini tidak dipengaruhi oleh perbedaan politik.

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengajak seluruh anggota DPRD untuk bekerja bersama untuk kepentingan masyarakat.

Ia menekankan untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah tanpa membawa kepentingan politik.

Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Morowali, Senin (30/3/2026), saat menanggapi berbagai pandangan dan masukan dari anggota dewan.

Iksan menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hubungan antara eksekutif dan legislatif diwarnai kepentingan politik maupun perbedaan latar belakang.

“Bagi saya hari ini menjawab tidak membawa atas nama politik. Kita membawa satu warna dalam membangun hubungan. Mari sama-sama berpikir untuk Morowali,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra kerja, meskipun dalam praktiknya tidak selalu berjalan mulus.

Baca juga: Muslimin Soroti Kinerja OPD dan Lambannya Turunan Perda di Morowali

Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun tidak boleh sampai memecah soliditas dalam membangun daerah.

“Bagaimanapun, bapak-bapak DPR ini adalah mitra yang harus bergandengan bersama. Saya tidak ingin kita terpecah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Iksan juga menyoroti pentingnya pembahasan program dilakukan secara matang di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebelum dibawa ke DPRD.

Ia berharap, pembahasan di DPRD tidak lagi diwarnai perdebatan panjang, melainkan lebih pada tahap finalisasi dan penguatan program.

“Kalau bisa, pembahasan program diselesaikan di dinas terlebih dahulu. Saat dibawa ke DPRD, tinggal melihat dan menyepakati,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar penyusunan program dan penganggaran tidak didasarkan pada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Muslimin Soroti Kinerja OPD dan Lambannya Turunan Perda di Morowali

“Jangan karena tendensi, dia pendukung saya atau orang saya. Tapi harus berdasarkan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka dalam berdiskusi dengan DPRD demi menjaga keharmonisan dan memperkuat pembangunan daerah.

“Saya selalu membuka ruang untuk berdiskusi. Yang penting kita bangun Morowali dengan kokoh dan tidak terpecah belah,” pungkasnya. (*)


 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved