Senin, 13 April 2026

Tojo Una una Hari Ini

Tim SAR Selamatkan Enam Pendaki Tersesat di Gunung Lamari Tojo Una-Una

Berkat koordinasi keenam pendaki berhasil ditemukan selamat pukul 00.12 WITA, sekitar satu kilometer dari puncak gunung.

Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
PENDAKI DILAPORKAN HILANG - Enam pendaki dilaporkan hilang di Gunung Lamari, Desa Saluaba, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (13/4/2026) dini hari. 
Ringkasan Berita:
  • Enam pendaki tersesat di Gunung Lamari ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan di Desa Saluaba, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una.
  • Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue USS Ampana, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, masyarakat setempat, serta menggunakan peralatan rescue car, alat navigasi.
  • Identitas korban adalah Bilal, Ramdan, Andika, Kodin, Fahmi, dan Fatur, semuanya dalam kondisi selamat tanpa cedera serius dan telah diserahkan ke pihak keluarga.

TRIBUNPALU.COM, TOJO UNA-UNA – Enam pendaki dilaporkan hilang di Gunung Lamari, Desa Saluaba, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (13/4/2026) dini hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyampaikan bahwa informasi hilangnya para pendaki diterima tim SAR pada pukul 22.05 WITA, setelah keluarga tidak berhasil menghubungi mereka sejak Minggu (12/4/2026) malam.

“Para pendaki berangkat pagi hari untuk kegiatan rekreasi dan dijadwalkan kembali sore, namun tidak kunjung turun sehingga laporan diteruskan ke kami,” jelas Rizal.

Baca juga: Debit Air Meningkat Drastis, Air Terjun Piala Banggai Ditutup Sementara untuk Wisatawan

Tim Rescue USS Ampana bersama unsur SAR gabungan langsung menuju lokasi dan memulai pencarian sekitar pukul 22.50 WITA.

Berkat koordinasi keenam pendaki berhasil ditemukan selamat pukul 00.12 WITA, sekitar satu kilometer dari puncak gunung.

Para pendaki, yang terdiri dari Bilal, Ramdan, Andika, Kodin, Fahmi, dan Fatur, dievakuasi ke Pos Registrasi dan diserahkan kepada keluarga pada pukul 01.00 WITA.

Muh Rizal menegaskan bahwa tidak ada korban luka serius dalam kejadian ini.

Operasi SAR melibatkan berbagai pihak, termasuk Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, dengan dukungan peralatan navigasi, komunikasi, medis, serta peralatan evakuasi. Keberhasilan pencarian ini menunjukkan sinergi yang solid antara semua pihak yang terlibat.

“Syukur alhamdulillah, seluruh pendaki selamat. Ini hasil kerja sama semua pihak di lapangan,” ujar Muh Rizal.

Baca juga: DPRD Parigi Moutong Soroti Dugaan Kelalaian Pemda dalam Perawatan Pohon, Desak Evaluasi Total

Dengan ditemukannya pendaki, operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh tim kembali ke instansi masing-masing.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved