Paskibraka 2026
Seleksi Paskibraka Donggala Saring Peserta Secara Ketat, Prioritaskan Kualitas
Proses seleksi mencakup tes kesehatan, parade, Samapta, PBB, dan wawancara.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Proses seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Donggala 2026 dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui sistem online BPIP RI untuk menjamin transparansi dan objektivitas.
- Semua tes, termasuk Tes Inteligensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dilakukan via aplikasi, dan peserta yang tidak memenuhi passing grade otomatis gugur.
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Donggala tahun 2026 dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui sistem online milik Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.
Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Badan Kesbangpol Donggala, Abdul Jabar, mengatakan sistem tersebut diterapkan untuk menjamin transparansi dan objektivitas hasil seleksi tanpa intervensi pihak mana pun.
“Proses seleksi tahun ini tidak bisa lagi dilakukan secara manual. Dimulai dari Tes Inteligensia Umum (TIU) hingga Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), semuanya via aplikasi. Jika peserta tidak mencapai ambang batas atau passing grade, mereka otomatis gugur oleh sistem,” ujar Abdul Jabar, Rabu (22/4/2026).
Proses seleksi mencakup tes kesehatan, parade, Samapta, PBB, dan wawancara.
Selain tes berbasis aplikasi, persyaratan fisik juga menjadi faktor penentu kelulusan peserta.
Baca juga: BMKG Sinkronkan Informasi Cuaca demi Tingkatkan Keselamatan Penerbangan
Ia menjelaskan, standar tinggi badan telah ditetapkan secara nasional, yakni putra minimal 170 hingga 180 cm dan putri 165 hingga 175 cm.
“Standar fisik ini sangat mutlak. Saat pemeriksaan kesehatan dan parade, tim medis akan melakukan pengukuran presisi,” jelas Abdul.
Menurut Abdul Jabar, penerapan sistem digital dan standar fisik tersebut menjadi tantangan bagi sejumlah wilayah.
Ia mencontohkan peserta dari Kecamatan Pinembani belum berhasil lolos karena tidak memenuhi nilai ambang batas serta kriteria tinggi badan.
Baca juga: Prediksi Skor Persis Solo vs Bhayangkara FC: Tuan Rumah Bisa Pertahankan Keangkeran Stadion Manahan?
“Saat ujian di aplikasi, nilai mereka tidak mencapai standar. Begitu juga dengan fisik, jika tidak sesuai ketentuan, sistem akan mendiskualifikasi,” katanya.
Dari ratusan pendaftar awal, kini tersisa 111 peserta yang akan bersaing memperebutkan 32 posisi pasukan Paskibraka Kabupaten Donggala tahun 2026.
“Kami hanya menjalankan teknis sesuai aturan pusat. Harapannya, peserta terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik, baik secara intelektual, wawasan kebangsaan, maupun kesiapan fisik,” tutupnya. (*)
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Donggala
| Isu Seskab Teddy Ditampar Letjen TNI Djon Afriandi di Istana, Ini Penjelasan Kopassus |
|
|---|
| Update Klasemen Liga Inggris: Chelsea Dipermalukan, City Kudeta Arsenal, Tottenham Degradasi? |
|
|---|
| 19 Kode redeem FC Mobile Rabu 22 April 2026, Klaim Paket Pemain Premium Gratis |
|
|---|
| Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Beri Waktu Tambahan untuk Negosiasi |
|
|---|
| Kode Redeem FF Free Fire Rabu 22 April 2026, Amankan Hadiah Skin Premium Sekarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/y-sa89-yf89a-yfs89a-yf8s9afa.jpg)