Selasa, 12 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Beasiswa Berani Cerdas S2 Hadir dengan 10 Sektor Prioritas, Ini Daftar Prodinya

Jurusan yang dibuka disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan arah pembangunan dalam RPJMD Sulawesi Tengah.

Tayang:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Robit/Robit Silmi
PROGRAM BERANI CERDAS - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah membuka sebanyak 100 kuota Program Berani Cerdas jenjang S2 tahun 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Pemprov Sulteng membuka 100 kuota Beasiswa Berani Cerdas jenjang S2 tahun 2026 berbasis kebutuhan daerah.
  • Program mencakup 10 sektor strategis, mulai dari kesehatan, pertanian, energi, hingga pendidikan dan pariwisata.
  • Beasiswa ini bertujuan mencetak sumber daya manusia yang sesuai dengan arah pembangunan Sulawesi Tengah.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah membuka sebanyak 100 kuota Program Berani Cerdas jenjang S2 tahun 2026.

Program tersebut disusun berdasarkan hasil riset BRIDA Sulawesi Tengah yang bekerja sama dengan LPPM Universitas Tadulako (Untad).

Jurusan yang dibuka disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan arah pembangunan dalam RPJMD Sulawesi Tengah.

Baca juga: Dinkes Sulteng Sebut Tikus Sebagai Vektor Hantavirus, Imbau Masyarakat Jaga PHBS

Penanggung Jawab Program Berani Cerdas Disdik Sulteng, Dr Sintia Mateka Dewi, mengatakan program ini difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia di sektor prioritas daerah.

“Kami membuka jurusan sesuai riset BRIDA Sulteng kerja sama dengan LPPM Untad. Sehingga jurusan itu disesuaikan dengan kebutuhan daerah yang sesuai dengan RPJMD,” ujar Sintia saat ditemui, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, terdapat 10 sektor prioritas dalam Program Berani Cerdas S2 tahun 2026.

“Untuk S2 itu ada 10 sektor, yakni kesehatan, lingkungan kebencanaan dan keberlanjutan, pertanian, kelautan dan perikanan, infrastruktur transportasi dan kewilayahan, industri dan hilirisasi pertambangan dan energi, hukum sosial dan budaya, pemerintahan dan kebijakan, ekonomi dan keuangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pendidikan,” jelasnya.

Adapun rincian sektor dan program studi yang dibuka yakni:

1. Sektor Kesehatan
Program studi yang dibuka meliputi Kesehatan Masyarakat, Gizi, Keperawatan, dan Psikologi Klinis.

2. Sektor Lingkungan, Kebencanaan, dan Keberlanjutan
Terdiri atas Ilmu Kebencanaan, Teknik Lingkungan, Ilmu Lingkungan, serta Teknik Sipil dengan konsentrasi mitigasi bencana.

Baca juga: Hujan Deras, Dua Desa di Kecamatan Moutong Parigi Terendam Banjir, Tiga Titik Tanggul Jebol

3. Sektor Pertanian, Kelautan, dan Perikanan
Program studi yang tersedia yakni Agribisnis, Agronomi, Agroteknologi, Penyuluhan Pertanian, Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Kelautan, Ilmu Perikanan, Nutrisi dan Teknologi Pakan, serta Ilmu Peternakan.

4. Sektor Infrastruktur, Transportasi, dan Kewilayahan
Tersedia program studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Transportasi, serta Geografi.

5. Sektor Industri dan Hilirisasi Pertambangan dan Energi
Mencakup Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Pertambangan, Sistem Energi Baru Terbarukan, hingga Informatika dan Kecerdasan Buatan (AI).

6. Sektor Hukum, Sosial, dan Budaya
Program studi yang dibuka meliputi Hukum, Sosiologi, dan Budaya.

7. Sektor Pemerintahan dan Kebijakan
Terdiri atas Administrasi Publik, Kebijakan Publik, dan Perpajakan.

8. Sektor Ekonomi dan Keuangan
Program studi yang tersedia yakni Ekonomi Pembangunan, Ilmu Ekonomi, serta Akuntansi dan Keuangan.

9. Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Jurusan yang dibuka meliputi Pariwisata dan Industri Kreatif.

10. Sektor Pendidikan
Program studi yang tersedia antara lain Pendidikan Sains, Bahasa dan Sastra, Pendidikan Luar Biasa, serta Pendidikan Vokasi.

Baca juga: Harga Emas hari Ini Senin 11 Mei 2026:Emas Antam Turun di Awal Pekan, Cek Harga Emas Terbaru di Sini

Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza Dg Parebba, mengatakan program Berani Cerdas S2 diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Program ini bukan hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menyiapkan SDM yang benar-benar dibutuhkan Sulawesi Tengah sesuai arah pembangunan daerah,” kata Firmanza.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved