Buol Hari Ini
Pemkab Buol Canangkan Program Desa Cantik 2026 untuk Perkuat Tata Kelola Data Desa
Menurutnya, program tersebut menjadi peluang besar bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Kabupaten Buol meluncurkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data hingga tingkat desa.
- Program Desa Cantik merupakan inisiatif Badan Pusat Statistik untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengelola data statistik secara mandiri, akurat, dan berkelanjutan guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data hingga tingkat desa. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Pencanangan dan Sosialisasi Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Dj Daimaroto.
Kegiatan ini di Aula Kantor Camat Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol Edwin Jurnalis, beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Arfandi Wehantow, Kepala Bappeda Litbang Satar Badang, Kepala Dinas Kominfo Dra. Ikhlasiani, Camat Bukal Hasnawi Kamarrudin, para kepala desa, serta peserta dari Desa Mopu, Desa Modo, dan Desa Yugut yang menjadi lokus Program Desa Cantik Tahun 2026.
Program Desa Cantik merupakan inisiatif Badan Pusat Statistik yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data statistik sektoral secara mandiri, akurat, dan berkelanjutan sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih efektif.
Dalam sambutan selamat datang, Camat Bukal Hasnawi Kamarrudin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terpilihnya Desa Mopu, Modo, dan Yugut sebagai desa binaan Program Desa Cantik Tahun 2026.
Menurutnya, program tersebut menjadi peluang besar bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data serta mengoptimalkan potensi wilayah yang dimiliki.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buol Edwin Jurnalis menegaskan bahwa data statistik memiliki peran penting dalam mendukung proses perencanaan, pengambilan keputusan, hingga evaluasi pembangunan.
Baca juga: Dinas Perikanan Morowali Pastikan Bantuan Nelayan Tepat Sasaran
“Pembangunan yang baik harus didukung oleh data yang baik. Melalui Program Desa Cantik, desa didorong untuk mampu mengelola data secara mandiri sehingga kebijakan dan program pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” jelasnya.
Sebagai puncak kegiatan, Wakil Bupati Buol secara resmi membuka Program Desa Cantik Tahun 2026 yang ditandai dengan prosesi pemukulan gong, penandatanganan piagam pencanangan, serta penyematan kartu identitas Agen Statistik kepada perwakilan peserta.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa data saat ini telah menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern dan pembangunan yang berkualitas.
“Pembangunan desa saat ini tidak cukup hanya mengandalkan semangat dan program semata, tetapi harus didukung oleh data yang akurat, valid, dan terpercaya. Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Wakil Bupati.
Menurutnya, masih sering ditemukan perbedaan data antarinstansi yang berdampak pada kurang optimalnya pelaksanaan program pembangunan, seperti data kemiskinan, stunting, bantuan sosial, hingga pemetaan potensi desa.
Karena itu, melalui Program Desa Cantik, pemerintah mendorong desa agar mampu membangun sistem pengelolaan data yang tertib, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Data bukan sekadar angka. Data adalah dasar kebijakan, dasar pelayanan publik, bahkan dasar keadilan pembangunan. Desa harus menjadi pusat data pembangunan yang kuat dan mampu menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Baca juga: 99 Unit Perahu Fiber Bakal Disalurkan untuk Kelompok Nelayan Morowali
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya transformasi digital di tingkat desa. Aparatur desa didorong untuk meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan informasi, statistik dasar, serta pemanfaatan data dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan seperti RPJMDes, RKPDes, hingga penganggaran desa.
Pemerintah Kabupaten Buol berharap Desa Mopu, Modo, dan Yugut dapat menjadi percontohan desa berbasis data yang mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui sinergi antara BPS, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, Program Desa Cantik diharapkan mampu memperkuat kualitas data pembangunan desa sehingga mendukung terwujudnya pembangunan Kabupaten Buol yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi dan pembinaan teknis yang dipandu langsung oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Buol sebagai bagian dari rangkaian implementasi Program Desa Cinta Statistik Tahun 2026. (*)
| Energi Baru di Olahraga Buol, Kepengurusan KONI Didominasi Generasi Muda |
|
|---|
| KONI Sulteng Lantik Pengurus KONI Buol Masa Bakti 2026–2030 |
|
|---|
| Pelantikan BPD KKSS Kabupaten Buol 2024–2029, Fokus pada Persaudaraan dan Pembangunan |
|
|---|
| Bupati Buol Pimpin KONI, Fokus Pembinaan Atlet dan Pembangunan Olahraga |
|
|---|
| Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Buol Gelar Panen Raya Jagung Kuartal II |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/da76fd-as67-fa67jpggg.jpg)