Rabu, 27 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Kakek 80 Tahun Hilang di Kebun Sojol Donggala, Tim SAR Lakukan Pencarian

Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap warga lanjut usia yang dilaporkan belum kembali dari kebun di Desa Balukang II, Kecamatan Sojol

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
Handover
HILANG - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan belum kembali dari kebun di Desa Balukang 2, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap warga lanjut usia yang dilaporkan belum kembali dari kebun di Desa Balukang II, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Korban diketahui bernama Tihan Junaedi (80), warga setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Palu, Muh Rizal, mengatakan laporan diterima dari anak korban bernama Rusdin pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.

“Korban pada Jumat sekitar pukul 07.00 Wita pergi ke kebun bersama anaknya,” ujar Muh Rizal dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Muh Rizal menjelaskan, sekitar pukul 11.30 Wita, anak korban pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat, sementara korban tetap berada di pondok kebun.

Namun, saat anak korban kembali sekitar pukul 13.00 Wita, korban sudah tidak berada di lokasi.

“Pihak keluarga bersama masyarakat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan sehingga meminta bantuan SAR,” kata Muh Rizal.

Baca juga: Nasib Briptu Alim Oknum Densus 88, Tetiba Batalkan Pernikahan, Dituntut Rp400 Juta dan Desak Dipecat

Lokasi kejadian berada di area perkebunan Desa Balukang 2, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Toli-Toli bergerak menuju lokasi dan tiba di Polsek Sojol pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.10 Wita.

Tim kemudian melakukan koordinasi bersama pihak keluarga untuk menyusun rencana pencarian.

Selanjutnya pada pukul 07.00 Wita, Tim SAR gabungan melakukan arahan terkait kesiapan personel, peralatan, pembagian tugas, dan prosedur keselamatan kerja.

Sekitar pukul 07.30 Wita, operasi pencarian mulai dilakukan dengan membagi area pencarian ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

SRU I melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan metode pencarian rapat dan penyisiran vegetasi lebat.

Baca juga: Aturan RKAB Baru Berlaku, Hanya 21 dari 136 Perusahaan Tambang Palu-Donggala Lolos Uji ESDM

SRU II menyisir aliran sungai di sekitar lokasi dengan memeriksa sejumlah titik dan bebatuan yang dicurigai.

SRU III melakukan pencarian melalui jalur setapak menuju pondok-pondok kebun yang diduga menjadi tempat singgah korban.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved