Eks Polwan Aniaya Tetangga
Sikapi Kasus Eks Polwan Yuni Utami, Warga Puji Kesigapan Babinsa Desa Tinggede
Penanganan kasus yang melibatkan Yuni Utami, atau dikenal sebagai eks polwan belakangan menjadi perhatian.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Lisna Ali
TRIBUNPALU.COM - Penanganan kasus yang melibatkan Yuni Utami, atau dikenal sebagai eks polwan belakangan menjadi perhatian.
Di tengah situasi tersebut, warga Desa Tinggede menyampaikan apresiasi tinggi kepada Babinsa Desa Tinggede, Serka Kartono P Kadili.
Apresiasi itu diberikan atas peran aktif dan dedikasi Serka Kartono dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.
Warga menilai Babinsa Desa Tinggede shadir dan bergerak cepat merespons setiap laporan maupun kejadian di wilayahnya.
Langkah cepat ini termasuk saat muncul keresahan warga terkait berbagai peristiwa yang melibatkan Eks Polwan Yuni Utami.
Menurut keterangan warga, Serka Kartono selama ini dikenal rutin melakukan patroli di sejumlah wilayah rukun tetangga (RT).
Kehadirannya di lapangan dianggap berhasil memberikan rasa aman yang bagi seluruh masyarakat Desa Tinggede.
Selain itu, keberadaan Babinsa di tengah warga juga efektif menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan aparat keamanan.
“Kami mengapresiasi kerja-kerja Bapak Babinsa Desa Tinggede, Serka Kartono P. Kadili, yang selalu aktif melakukan patroli di seputaran RT kami,” ungkap salah seorang warga.
Apresiasi warga tidak hanya lahir karena faktor keaktifan Serka Kartono dalam memantau wilayah setiap hari.
Serka Kartono juga dinilai selalu menunjukkan sikap sigap dan tanggap ketika menerima laporan genting dari masyarakat.
Dalam beberapa rentetan kejadian yang berkaitan dengan eks polwan Yuni, Babinsa disebut langsung bergerak cepat ke lokasi.
Baca juga: Tak Terima Dituding Batasi Akses Anak, Sarwendah Peringatkan Ruben Onsu Bakal Bongkar Penyebab Cerai
Baca juga: Pemicu Warga Tak Tahan Perilaku Eks Polwan Yuni Utami Hingga Minta Dirawat di RSJ
Serka Kartono segera mendatangi tempat kejadian perkara sesaat setelah dihubungi oleh warga yang merasa resah.
“Dalam kaitannya dengan persoalan eks polwan ini, Pak Babinsa selalu tahu situasinya,” kata warga.
“Hadir, dan cepat datang ketika warga menghubungi beliau di setiap kejadian,” lanjut warga.
Kehadiran aparat kewilayahan seperti Babinsa dinilai memiliki peran krusial dalam menjaga situasi di Desa Tinggede tetap kondusif.
Pendekatan humanis dan komunikasi yang baik membuat berbagai persoalan di desa dapat diredam sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Kasus Eks Polwan
Eks Polwan Yuni Utami diduga melakukan Penganiayaan terhadap tetangganya sendiri.
Insiden ini seketika viral setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Peristiwa dugaan penganiayaan tersebut tepatnya terjadi di kawasan BTN Tinggede Permai, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Senin (18/5/2026).
Dalam video yang beredar viral di media sosial, tampak Yuni Utami terlihat menggeber sepeda motor dari teras rumahnya sambil membawa balok kayu.
Ia lalu mendekati kendaraan korban dan memukul bagian kendaraan tersebut menggunakan kayu.
Korban yang panik kemudian berusaha masuk kembali ke rumah dan mengunci pagar.
Namun, Yuni kembali mendatangi rumah korban sambil membawa balok kayu hingga membuat situasi semakin tegang.
Tak hanya memukul kendaraan, Yuni juga beberapa kali mengayunkan kayu ke arah korban hingga membuat situasi memanas.
Suami korban sempat berusaha menenangkan Yuni dengan menahannya agar tidak kembali menyerang.
Keributan tersebut akhirnya dilerai warga sekitar.
Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh.
Korban kemudian melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Sigi.
Baca juga: Sebelum Dibawa ke RSJ, Rumah Eks Polwan Yuni Utami di Sigi Digeruduk Massa
Karena menganggap proses hukum dinilai lambat dan warga sudah telanjur trauma serta ketakutan, puluhan warga Desa Tinggede akhirnya hilang kesabaran.
Warga beramai-ramai menggeruduk rumah Yuni Utami pada Senin (1/6/2026) menuntut agar dirinya segera diproses hukum atau dipindahkan dari perumahan tersebut.
Guna meredam ketegangan, aparat gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Desa, dan Dinas Sosial langsung mengamankan situasi.
Yuni Utami akhirnya dievakuasi dari rumahnya dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Madani Palu untuk mendapatkan penanganan serta pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya.(*)
| Mantan Ketua RT Bantah Kabar Eks Polwan Yuni Kembali ke Rumah, Jalani Observasi Didampingi Dinsos |
|
|---|
| Tak Tahan Hadapi Polemik Eks Polwan Viral, Ketua RT 24 Tinggede Sigi Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Pemicu Warga Tak Tahan Perilaku Eks Polwan Yuni Utami Hingga Minta Dirawat di RSJ |
|
|---|
| Usai Rumah Eks Polwan Yuni Didatangi Warga, Polisi Berlakukan Pengamanan 24 Jam |
|
|---|
| Kasat Reskrim Polres Sigi: Kasus Eks Polwan Yuni Naik ke Tahap Penyidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/babinsa-desa-tinggede235.jpg)