Senin, 8 Juni 2026

Morowali Hari Ini

Bupati Morowali Sebut Hasil Uji Perdana Mesin Pengolah Sampah Memuaskan, Siap Disempurnakan

Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu diperhatikan agar proses pengolahan dapat berlangsung lebih optimal.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
MESIN PENGOLAH SAMPAH - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengaku puas setelah menyaksikan langsung uji coba perdana mesin pengolah sampah di kawasan pengolahan sampah Labota, Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyatakan puas dengan hasil uji coba perdana mesin pengolah sampah di Labota yang dinilai menunjukkan kinerja positif.
  • Dari simulasi awal, satu bucket sampah dapat diproses dalam waktu sekitar lima menit, meski masih terdapat sejumlah aspek teknis yang akan dievaluasi.
  • Pemerintah Kabupaten Morowali berharap mesin tersebut menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi volume sampah dan mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengaku puas setelah menyaksikan langsung uji coba perdana mesin pengolah sampah di kawasan pengolahan sampah Labota, Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/6/2026).

Uji coba tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Morowali dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah lebih modern dan ramah lingkungan.

Iksan menjelaskan, pengujian mesin sebenarnya dijadwalkan pada 5 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. 

Baca juga: Menteri ATR/BPN Serahkan 1.032 Sertifikat Wakaf di ICOP 2026, Targetkan Rampung 100 Persen 2028

Namun, karena masih berada di luar daerah, pelaksanaan uji coba baru dapat dilakukan sehari kemudian.

“Hari ini kita melakukan tes pertama. Dari simulasi yang dilakukan, satu bucket sampah dapat diproses sekitar lima menit,” ujar Iksan.

Menurutnya, hasil pengujian awal menunjukkan kinerja mesin berjalan cukup baik. 

Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu diperhatikan agar proses pengolahan dapat berlangsung lebih optimal.

Salah satu hal menjadi perhatian adalah kondisi sampah yang akan dimasukkan ke dalam mesin. 

Ia mengatakan sampah perlu memiliki tingkat kelembapan yang cukup agar proses pemisahan dan pengolahan dapat berjalan maksimal.

“Secara umum hasilnya sangat memuaskan, tetapi ada beberapa catatan teknis yang akan terus dievaluasi untuk penyempurnaan ke depan,” katanya.

Pada uji coba tersebut, mesin berhasil menunjukkan kemampuannya dalam mengolah dan memisahkan sampah sesuai jenisnya. 

Hasil ini dinilai menjadi indikator positif bagi pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif di Kabupaten Morowali.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Minggu 7 Juni 2026, Emas Antam Mandek di Angka Rp2,738,000 Per Gram

Pemkab Morowali berharap keberadaan fasilitas pengolahan sampah di Labota dapat membantu mengurangi volume sampah selama ini menjadi tantangan di wilayah tersebut. 

Selain itu, fasilitas ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved