Andi Arief Bicara tentang Sosok Setan Gundul di Twitter, Mahfud MD: yang Tahu yang Dibisiki Saja
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menanggapi cuitan Andi Arief terkait sosok setan gundul.
TRIBUNPALU.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD buka suara terkait cuitan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief tentang setan gundul.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Metro Pagi Primetime.
Sebelumnya pembawa acara menanyakan tanggapan Mahfud MD tentang sosok setan gundul tersebut.
• Mahfud MD Beri Penjelasan Terkait PRRI, Karni Ilyas: Saya Ingin Meluruskan
• Ramai Hasil Quick Count, Mahfud MD: Hitung Cepat dari Pihak Mana pun Belum Sah
"Pak Mahfud, sahabat Anda, Andi Arief, Wasekjen Partai Demokrat, menyampaikan bahwa ada setan gundul yang kemudian memberikan informasi sesat kepada pihak 02. Nah apakah Anda sepakat bahwa memang ada setan gundul, paling tidak, yang berusaha untuk mendelegitimasi pemilu?" tanya presenter, dikutip TribunPalu.com dari kanal YouTube Metronews..
Mahfud MD menjawab bahwa dia tidak mengetahui siapa sosok setan gundul tersebut.
Dia memberikan jawaban candaan bahwa yang mengetahui setan gundul hanyalah orang yang dibisiki saja.
"Istilah setan gundul itu saya tidak paham ya, kalau setan gundul itu kan tidak kelihatan, jadi yang tahu yang dibisiki saja biasanya," kata Mahfud MD.
Mahfud MD juga meminta semua pihak untuk bersabar dan tidak perlu memperdebatkan hal-hal yang tidak ada gunanya.
"Tapi, apa pun nanti, semua harus bersabar dan dibuktikan melalui mekanisme yang tersedia. Kalau kita memperdebatkan hal-hal yang begitu, tidak ada gunanya, karena nanti siapa pun yang tidak benar, apakah itu Andi Arief atau setan gundulnya, itu nanti akan terbukti, mana yang benar mana yang salah," ujar Mahfud MD.
Dalam acara tersebut Mahfud juga memberikan pesan kepada kubu paslon yang merasa dicurangi untuk melakukan pembuktian dengan mekanisme sendiri.
Kemudian hasilnya dapat dibandingkan dengan hasil resmi dari KPU.
"Nanti diproses di KPU tanggal 22 itu, karena di situ semua, itu akan disandingkan, termasuk misalnya paslon yang merasa dicurangi, buat saja perhitungan sendiri berdasar IT sendiri lalu sandingkan di situ, kemudian diintegrasikan, lalu akan keluar, mana yang benar dan mana yang salah, mana yang berdasar C1 palsu, mana yang tidak," ungkap Mahfud MD.
Dia juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak membuat kekisruhan terutama selama bulan puasa.
"Kita tidak usah berdebat kusir panas-panas, ditunggu saja, tidak usah saling tuding dulu, mumpung bulan puasa, kita menahan diri untuk tidak membuat kekisruhan," ujar Mahfud.
Seperti diketahui sebelumnya, Andi Arief sempat menyinggung tentang setan gundul di akun Twitternya.