Terkini Palu

Cerita Risky Korban Gempa yang Dijamu Manchester City, Terjebak di Warnet Runtuh Saat Nonton Bola

Berita yang menimpa Risky saat menonton Riyad Mahrez tersebut, terdengar oleh salah seorang wartawan televisi asing yang kebetulan meliput gempa

Cerita Risky Korban Gempa yang Dijamu Manchester City, Terjebak di Warnet Runtuh Saat Nonton Bola
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Risky (12), korban gempa Palu yang bertemu idolanya Riyad Mahrez, berfoto dengan tamu yangbfatang ke rumahnya di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Rabu (15/5/2019) 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Satu lagi kisah inspiratif dari korban bencana di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. 

Cerita inspiratif itu datang dari Moh Risky (12), siswa kelas 6 SDN Lolu, Kabupaten Sigi. 

Siapa sangka, penggemar pesepakbola Manchester City Riyad Mahrez itu, bisa berangkat dan menginjakkan kaki langsung di Stadion Ettihad.

Selama empat hari Risky putra Prabowo itu, berada di Negara Ratu Elizabeth. 

Bocah korban gempa tanggal 28 September 2018 itu, akhirnya berkesempatan bertemu idolanya pada laga Manchester City vs Leicester City.

Laga Manchester City vs Leicester City di Stadion Etihad itu dimenangi tuan rumah dengan skor 1-0 berkat gol Vincent Kompany, Senin (6/5/2019) malam waktu setempat. 

Kisah Rizky, Bocah Korban Gempa Palu Bisa Bertemu Idolanya, Bintang Manchester City, Riyad Mahrez

Pada laga tersebut, Rizky tak hanya mendapat kesempatan menonton dari tribun. 

Dia pun menjadi player escort yang menemani pemain masuk ke lapangan.

Seusai pertandingan, Rizky pun berkesempatan bertatap muka dengan Riyad Mahrez, pemain yang mengirimkan pesan kepadanya saat melalui masa-masa sulit akibat tsunami.

Saat di temui di tempat pengungsian Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Rabu (15/5/2019) pagi, Risky bersama keluarganya menempati bangunan yang hanya berukuran tiga kali dua meter dan hanya berdindingkan seng. 

Saat itu Risky mengungkapkan perasaan senangnya saat dirinya bertemu dan berbicara langsung dengan idolanya Riyad Mahrez.

"Saya merasa seperti bermimpi bisa bertemu langsung dengan dia," ucapnya.

Dia juga mengatakan, dirinya dan ayahnya tidak bisa membayangkan bahwa mereka bisa masuk dan menginjakkan kaki di Stadion Ettihad milik Manchester City tersebut. 

Selama di Inggris, Risky yang berangkat dengan ayahnya Prabowo, bertemu dengan para pemain Manchester City serta berkesempatan mengunjungi Liverpool, Everton dan Museum Bola di Inggris.

Diceritakan Risky, kisahnya itu berawal ketika dirinya menjadi korban keganasan Gempa yang mengguncang kota Palu, Sigi, dan Donggala yang berkekuatan 7,4 SR pada 28 September 2018 silam. 

Pada saat itu, dirinya sedang menonton idolanya Riyad Mahrez di salah satu warung internet (warnet) yang tak jauh dari rumahnya. 

Tiba tiba pada Jumat (28/9/2018) pukul 18.01 wita, terjadi gempa dahsyat yang mengakibatkan bangunan itu runtuh dan menimpa Risky.

Dirinya pun berteriak, meminta pertolongan yang mana akhirnya di selamatkan oleh pemilik warnet.

Risky mengalami luka yang cukup serius, di lengan dan kakinya, sehingga harus mendapat perawatan serius di salah satu Rumah Sakit yang ada di Kota Palu.

Bahas Pemain Muda Incaran Manchester United, Nama Egy Maulana Ikut Disorot Media Inggris

Berita yang menimpa Risky saat menonton Riyad Mahrez tersebut, terdengar oleh salah seorang wartawan televisi asing yang kebetulan meliput gempa di Kota Palu pada saat itu. 

Dengan pemberitaan televisi asing itu, berita pun sampai ke telinga Riyad Mahrez, yang kemudian menyampaikan rasa prihatinnya dan mengirimkan Risky Jersey Aslinya sebagai pemain Manchester City.

Tidak berhenti disitu, salah seorang dermawan di Inggris menyampaikan rasa simpatinya kepada Risky dengan mengajaknya ke kota Manchester untuk ketemu Riyad Mahrez. 

Di mana segala biaya mulai tiket, akomodasi selama di Inggris ditanggung sang dermawan. 

Awal Mei 2019 lalu pun Risky dan ayahnya terbang ke Inggris dan bertemu dengan idolanya, Riyad Mahrez.

Ayah Risky, yang bernama Prabowo, mengaku bersyukur dan tidak pernah membayangkan bisa terbang dan jalan-jalan ke Inggris.

"Saya berharap kelak anak saya bisa mewujudkan cita-citanya menjadi pemain bola profesional dan terkenal seperti idolanya," ungkap Prabowo.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved