Dihadiri Kepala Bappenas RI, Unhas Luncurkan SDGs Centre
Universitas Hasanuddin meluncurkan Unhas Sustainable Development Goals (SDGs) Centre yang dihadiri oleh Kepala BAPPENAS, Prof Dr Bambang Brodjonegoro
Universitas Hasanuddin meluncurkan Unhas Sustainable Development Goals (SDGs) Centre yang dihadiri oleh
Kepala BAPPENAS, Prof Dr Bambang Brodjonegoro
TRIBUNPALU.COM, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin meluncurkan Pusat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau yang dikenal dengan Unhas Sustainable Development Goals (SDGs) Centre.
SDGs Centre ini diresmikan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) , Prof Dr Bambang Brodjonegoro, di ruang Senat Lantai 2 gedung Rektorat Unhas, Selasa (12/2/2019).
Peresmian peluncuran SDGs Centre tersebut ditandai dengan pemukulan gendang dan penandatanganan plakat sertifikat oleh Prof Bambang Brodjonegoro yang didampingi Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA.
Acara peresmian Unhas SDGs Centre dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Menteri BPPN/Kepala BAPPENAS dengan tema Perguruan Tinggi dan Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).
SDGs Center Unhas didesain untuk menjadi sentra atau hub bagi pusat-pusat sejenis di Kawasan Timur Indonesia.
Pusat SDGs tersebut masing-masiing mempunyai visi dan karakter yang beragam.
Pusat SDGs Unhas sendiri memiliki visi pengembangan sains, teknologi dan inovasi berbasis di Benua Maritim Indonesia (BMI) pada tahun 2030.
Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, Pusat SDGs Unhas akan menjadi hub pengembangan pusat-pusat SDGs di kawasan timur Indonesia.
Pusat SDGs Unhas juga akan menjadi wadah pengembangan SDM, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi dan wilayah di kawasan Timur.
Unhas juga telah mendirikan sejumlah pusat unggulan, di antaranya Micro Finance Centre, Centre of Technology (CoT), Centre of Excelence Tropical Medicine, dan sejumlah pusat unggulan lain di berbagai fakultas.
Keberadaan pusat unggulan tersebut akan mendorong pencapain tujuan pembangunan berkelanjutan di wilayah timur Indonesia.
"Intinya, kami telah banyak melakukan upaya-upaya untuk mencapai sasaran SDGs tersebut, termasuk energi. Kami punya pusat penelitian pengembangan energi di Fakultas Teknik. Kita punya Centre of Tuberculosis, kita punya KKN Profesi Kesehatan Tematik. Di FKG juga kami punya program mahasiswa One Student One Family untuk merawat gigi dari kalangan anak-anak dan keluarga tidak mampu. Kita punya Marine Station, Puslitbang Pengelolaan Laut, Pesisir dan Pulau Kecil, yang di dalamnya telah melalukan banyak hal,” ujar Prof Dwia.
Dalam kuliah umum, Prof Bambang Brodjonegoro mengatakan Tujuam Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs merupakan kelanjutan agenda pembangunan milenium, MDGs, yang berakhir pada 2015 lalu.
Menurutnya, SDGs berbeda dengan MDGs yang aktornya didominasi oleh pemerintah.
Sementara SDGs melibatkan berbagai aktor, termasuk para ahli dan akademisi di perguruan tinggi.
Sehingga agenda pembangunan global ini bersifat inklusif dan partisipatif.(*)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Resmikan Unhas Centre SGDs.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/peresmian-unhas-sdgs-center.jpg)