Oknum Kadus dan ASN di Mamasa Dipanggil Panwascam Tawalian karena Ikut Pertemuan Caleg
Diduga ikut pertemuan terbatas calon legislatif (caleg), oknum kadus dan ASN di Mamasa dipanggil Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam).
TRIBUNPALU.COM, TAWALIAN - Diduga ikut pertemuan terbatas calon legislatif (caleg), oknum kepala dusun (kadus) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mamasa, Sulawesi Barat, dipanggil Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam).
Kadus Ne'baru, Bartolomeus dan staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, Mince, dipanggil Panwascam) Kecamatan Tawalian, untuk dimintai klarifikasi.
Ia dimintai klarifikasi, terkait kehadirannya di pertemuan terbatas yang dilakukan caleg PKB, nomor urut 1 bernama Andi Asmur, daerah pemilihan (dapil) 1 Mamasa.
Pertemuan terbatas itu, dilangsungkan di rumah Bartolomeus, di Dusun Ne'baru, Sabtu (9/2/2019), yang dihadiri Mince.
Klarifikasi dilakukan di Sekretariat Panwascam Tawalian, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Jumat (15/2/2019).
Ketua Panwascam Tawalian, Jefri Pernando mengatakan, klarifikasi itu berdasarkan temuan dan laporan anggota pengawas pemilih lapangan (PPL) Desa Rante Tangnga, Kecamatan Tawalian.
"Pemanggilan ini, masih bersifat klarifikasi untuk mengetahui lebih jauh apa motif pelanggaran yang dilakukan," kata Jefri, Jumat (15/2/2019).
Disebutkan Jefri, selain temuan PPL di lapangan, yang menjadi bukti bahwa kedua oknum tersebut ikut pada pertemuan itu, ditemukan beberapa foto di sosial media berupa akun facebook, yang diunggah oleh akun yang tidak disebutkan namanya.
"Kami juga sempat melihat foto di media sosial, saat kedua oknum tersebut, hadir pada pertemuan itu," jelasnya.
"Kami lakukan klarifikasi, sekaligus menjawab pertanyaan orang-orang di media sosial," lanjutnya.
Menurut Jefri, berdasarkan klarifikasi, yang dilakukan Panwascam, terhadap kedua oknum itu, Bartolomeus tidak mengakui bahwa dirinya seorang Kepala Dusun.
"Dia tidak mengakui kalau dia menjabat sebagai kepala dusun, dia bilang, istrinya yang kepala dusun," kata Jefri.
"Sementara menurut Mince, pertemuan itu, dilakukan di rumah kepala dusun, diketahui, bernama Bartolomeus," ucap Jefri.
Selain pemanggilan terhadap 2 oknum, untuk mengembangkan dugaan pelanggaran ini, Panwascam juga akan memanggil istri Bartolomeus, Yohana L, yang disebut sebagai Kepala Dusun di Ne'baru.
Selain itu, Panwascam juga akan melakukan klarifikasi, terhadap caleg yang menggelar pertemuan di Rumah Kepala Dusun Ne'baru beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pengakuan Bartolomeus pertemuan yang digelar di rumahnya, tidak pernah melibatkan ASN.
Menurutnya, hanya orang-orang tertentu yang diundang secara lisan.
Jika ternyata ada ASN yang hadir, itu murni inisiatif oknum, tanpa diundang.
Meski demikian, diakui Bartolomeus, rumah sebagai tempat pertemuan itu, benar rumah miliknya.
Tetapi tidak dalam pengawasannya, karena sedang dikontrakkan kepada saudara kandungnya.
"Dia mengakui, kalau rumah itu miliknya tetapi sedang dikontrakkan," tambah Jefri.
Sementara menurut Mince, Bartolomeus benar adalah kepala dusun di Ne'baru.
Kehadiran Mince pada pertemuan itu, tanpa disengaja.
Karena rumah kepala dusun barada di pinggir jalan, maka ia singgah.
"Saat lewat, saya dipanggil Toding, adik Kepala Dusun, untuk hadir dalam pertemuan itu, jadi saya singgah," kata Mince, di tempat yang sama.
Mince mengatakan, saat pertemuan berlangsung diminta oleh Kepala Dusun untuk berbicara tapi menolak.
"Saya diminta bicara, tapi saya tolak, setau saya, tempat pertemuan itu rumahnya kepala Dusun," pungkasnya.
(Tribun Timur)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ikut Pertemuan Caleg, Oknum Kadus dan ASN di Mamasa Dipanggil Panwascam Tawalian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/panwascam-kecamatan-tawalian-saat-melakukan-klarifikasi-terhadap-bartolomeus.jpg)