Hasil Liga Champions:Derita Dua Tuan Rumah Harus Tersingkir di Hadapan Pendukung Sendiri
Hasil dari babak 16 besar Liga Champions Rabu dini hari tadi terasa pahit bagi pendukung dua tuan rumah karena harus tersingkir di kandang sendiri
Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
Hasil dari babak 16 besar Liga Champions Rabu dini hari tadi terasa pahit bagi pendukung dua tuan rumah karena harus tersingkir di kandang sendiri
TRIBUNPALU.COM - Hasil dari babak 16 besar Liga Champions Rabu dini hari tadi terasa pahit bagi pendukung dua tuan rumah.
Pendukung Real Madrid dan Borussia Dortmund harus menyaksikan tim kesayangannya tersingkir dari ajang bergengsi ini di kandang sendiri.
Sang juara bertahan, Real Madrid tampil mengecewakan dengan kalah 1-4 dari sang tamu Ajax Amsterdam.
Bertanding di kandang sendiri, Stadion Santiago Bernabeu, raksasa Spanyol sekaligus juara bertahan Liga Champions itu justru dipermalukan Ajax Amsterdam dengan skor telak 1-4.
Empat gol Ajax dicatatkan Hakim Ziyech di menit ketujuh, David Neres (18'), Dusan Tadic (62'), dan Lasse Scone (72').
Sementara itu, Madrid hanya mampu menyarangkan sebiji gol balasan yang dicetak Marco Asensio pada menit ke-70.
Kekalahan sang juara bertahan ini mengikuti prestasi buruk Chelsea pada 2012/2013 yang juga tersingkir di fase grup setelah menjadi juara di tahun sebelumnya.
Dalam sepekan terakhir, Madrid terhitung sudah kehilangan dua gelar sekaligus.
Yakni Copa del Rey, karena kalah dari Barcelona dengan agregat 1-4.
Kemudian juga harapan untuk membawa pulang si Kuping Besar (julukan tropi Liga Champions) untuk ke 14 kalinya juga musnah karena kalah dari Ajax dini hari tadi.
Sementara bagi Ajax, menyingkirkan juara bertahan - tiga kali juara bertahan - adalah sebuah hal yang spesial.
Lebih spesial lagi karena terakhir kali Ajax menyingkirkan juara bertahan, mereka sendiri kemudian yang mengangkat trofi Si Kuping Besar di akhir musim.
Hal ini terjadi pada Liga Champions musim 1994-1995.
Ajax harus berhadapan dengan AC Milan yang berstatus juara bertahan pada partai puncak musim itu yang dihelat di Stadion Ernst-Happel, Wina, Austria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/harry-kane.jpg)