Kabar Tokoh
Tayang Nanti Malam, Tim AIMAN Berhasil Temui Kivlan Zen di Tempat Rahasia, Cek Link Live Streaming
Perang pernyataan Andi Arief vs Kivlan Zen soal setan gundul dan kasus dugaan makar, selengkapnya akan dibahas di AIMAN Senin pukul 20.00 WIB
TRIBUNPALU.COM - Nama mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn), Kivaln Zen terus menjadi perbincangan publik berkat adanya dugaan perang pernyataan yang memanas antara dirinya dengan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief.
Dikutip TribunPalu.com dari Kompas.com, perang pernyataan ini bermula dari cuitan Andi Arief yang menyebut angka 62 persen yang diklaim sebagai kemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 sebagai bisikan setan gundul yang tak berdasar.
Frasa setan gundul tersebut terus menjadi teka-teki yang tak kunjung berujung.
Sembilan hari jelang pengumuman resmi KPU, berbagai pernyataan saling serang antarkubu ternyata menaikkan suhu politik di Indonesia.
Aiman Witjaksono bersama tim AIMAN mencoba menemui Kivlan Zen untuk mewawancarainya.
Sebelumnya, Kivlan Zen sempat dicekal oleh polisi saat ia diduga akan pergi ke Brunei Darussalam melalui Batam.
Namun, belum 24 jam, surat cegah tersebut telah dicabut.
Polisi mendapat jaminan bahwa Kivlan Zen akan kooperatif dalam pemeriksaan yang dilakukan polisi.
Pasalnya, Kivlan Zen dilaporkan atas tuduhan penyebaran berita bohong dan makar.
• Kivlan Zen Sebut SBY Licik, Begini Tanggapan Para Tokoh Politik Partai Demokrat
Tim AIMAN membutuhkan waktu beberapa hari untuk dapat bertemu Kivlan Zen, setelah ia dinyatakan terjerat kasus dugaan makar.
Aiman Witjaksono berhasil menemui Kivlan Zen di suatu tempat yang dirahasiakan.
Dalam kesempatan itu, Aiman Witjaksono, ia bertanya seputar tudingan yang dialamatkan kepada Kivlan Zen.
Ia juga menyinggung tudingan yang menyebut bahwa ia adalah komandan bisnis pengerahan massa dan soal setan gundul yang disebut-sebut Andi Arief.
Kivlan Zen pun menampik dugaan makar massa tersebut.
"Kalau saya melakukan hal ini, tentu saya sudah kaya raya. Tapi, saya baru saja beli rumah beberapa tahun yang lalu. Sebelumnya, 18 tahun saya ngontrak. Tidak benar itu semua!" sanggah Kivlan Zen.