Terkini Sulteng

Dampak Penyegelan Huntara Mamboro, PUPR-BNPB Talangi Pembayaran Kontraktor

Pilihan pembayaran tahap awal itu muncul, pasca penyegelan huntara di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara beberapa waktu lalu.

Dampak Penyegelan Huntara Mamboro, PUPR-BNPB Talangi Pembayaran Kontraktor
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Kepala Balai Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng Kementrian PUPR Ferdi Kana Lo (kanan), saat memberikan penjelasan pembayaran huntara di Sulteng, Rabu (22/5/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulteng Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Ferdi Kana Lo, memimpin pertemuan dengan para kontraktor, Rabu (22/5/2019) sore.

Pertemuan itu membahas tentang pembayaran tahap awal biaya pembangunan hunian sementara di daerah terdampak bencana.

Ferdi sapaannya, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima transfer dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak Rp 50 miliar.

Dana itu akan dibayarkan pada para kontraktor, sebagai dana talangan.

Sebagai, berdasarkan ketentuan pengerjaan bangunan huntara akan dibayar sepenuhnya jika proses pengerjaan sudah selesai.

Pemerintah Dorong Pihak Terkait Untuk Memenuhi Kelengkapan Listrik dan Air Bersih di Semua Huntara

"Karena masih ada beberapa unit huntara yang belum selesai, makanya kota talangi dulu," ujarnya.

Pilihan pembayaran tahap awal itu muncul, pasca penyegelan huntara di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara beberapa waktu lalu.

Dimana, para pekerja konstruksi menyegel huntara dengan alasan belum ada pembayaran upah dari perushaaan penanggung jawab pembangun huntara.

"Ini kita bayarkan untuk perusahan mitra PUPR membayar upah pekerja,"jelasnya.

Sebanyak 850 Personel Disiapkan untuk Pengamanan Aksi Damai di Kantor KPU Sulteng

Pembayaran tahap awal itu akam dilakukan mulai Kamis (23/5/2019) besok, melalui BNI.

Dengan ketentuan perushaaan BUMN akan dibayar sebesar 10 persen dari nilai kontrak.

Sedangkan untuk perusahaan swasta lokal akan dibayar 20 persen dari nilai kontrak.

Diketahui, jumlah huntara yang dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 699 unit yang tersebar di 73 titik.

Dengan total anggaran sebesar Rp 417 miliar.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved