Puncak Arus Mudik, Hari Ini Ada 5000 Penumpang Turun di Pelabuhan Baubau,Sulawesi Tenggara

Diperkirakan hari ini ada sekitar lima ribu pemudik turun di Pelabuhan Murhum dengan menggunakan empat kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Puncak Arus Mudik, Hari Ini Ada 5000 Penumpang Turun di Pelabuhan Baubau,Sulawesi Tenggara
KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE
Pada H-4 jelang Lebaran Idul Fitri, kedatangan pemudik yang menggunakan kapal laut mulai terlihat di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Diperkirakan, pada hari ini terdapat sekitar 5 ribu pemudik turun di Pelabuhan Murhum dengan menggunakan empat kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). 

TRIBUNPALU.COM, BAUBAU - Jelang Hari Raya Idul Fitri, kedatangan pemudik yang menggunakan kapal laut mulai terlihat di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara

Diperkirakan hari ini ada sekitar lima ribu pemudik turun di Pelabuhan Murhum dengan menggunakan empat kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

“Hari ini puncak mudik. Hari ini ada empat kapal (masuk). Tadi  KM Lambelu, lalu akan sandar kapal KM Ciremai, siang Jetliner, dan malam KM Sinabung,” kata Kepala PT Pelni Cabang Baubau, A Sadikin saat ditemui Kompas.com di Pelabuhan Murhum, Jumat (31/5/2019).

Kepadatan arus mudik terlihat sekitar pukul 04.00 Wita saat KM Lambelu dari Kalimantan dan Makassar yang menurunkan 3.200 penumpang. 

Lalu sekitar pukul 07.00 Wita pagi menyusul KM Ciremai dari Sorong, Papua Barat yang menurunkan sekitar 800 penumpang. 

“Nanti ada KM Jetliner dari Kendari yang akan mengangkut penumpang sekitar 400 orang. Lalu pukul 22.00 malam nanti, KM Sinabung akan menurunkan pemudik di Pelabuhan Murhum,” ujarnya. 

“Hari ini ada sekitar 5 ribu lebih pemudik yang turun di Pelabuhan Murhum Baubau. Pemudik yang datang berasal dari Nunukan, Kalimantan, Makassar, dan bagian Sorong dan timur,” ucap Sadikin.

Yuli, salah seorang penumpang kepada Kompas.com mengatakan baru datang dari Sorong dan pulang kampung untuk lebaran bersama keluarga di Baubau. Ia mengatakan, sengaja pulang naik kapal laut karena transportasinya terjangkau.

“Kalau naik pesawat sekarang tiketnya sudah mahal. Belum pulang pergi bersama keluarga, jadi lebih baik naik kapal. Tiket (kapal) sudah lama dibeli,” kata Yuli. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puncak Arus Mudik, 5000 Penumpang Turun di Pelabuhan Baubau "

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved