Selasa, 28 April 2026

Terkait Dana Hibah Bantuan Bencana, Anies Baswedan Minta Sulteng Buat Memorabilia

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan memantau pemanfaatan bantuan keuangan APBD DKI Jakarta untuk pemulihan pascabencana 28 September 2018

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: Imam Saputro
DOK HUMAS PEMPROV SULTENG
Gubernur Provinsi Sulteng H Longki Djanggola, menerima kunjungan Gubernur DKI Anies Baswedan, di Kantor Gubernur Sulteng, Jumat (14/6/2019) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, berkunjung ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (14/6/2019) sore.

Kedatangan orang nomor satu di ibu kota Indonesia itu untuk memantau pemanfaatan bantuan keuangan APBD DKI Jakarta untuk pemulihan pascabencana 28 September 2018 di Provinsi Sulteng.

Anies Baswedan diterima langsung oleh Gubernur Provinsi Sulteng H Longki Djanggola, di ruang kerjanya di kompleks Kantor Gubernur Sulteng, di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur.

Dana hibah dari kas APBD DKI Jakarta masuk ke APBD Provinsi Sulteng dan masuk ke DPA Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah, di akhir tahun 2018 lalu.

Bantuan DKI sebanyak Rp60 miliar untuk penanggulangan pasca bencana di Provinsi Sulteng.

Sejauh ini, sudah digunakan oleh Bina Marga Sulteng sebanyak Rp24, 56 miliar pada tahap 1 atau saat masa tanggap darurat.

Dana itu untuk memulihkan akses jalan poros Kalawara - Kulawi sepanjang 18 Km di Kabupaten Sigi dan jalan poros Pinembani di Donggala sepanjang 11 Km.

Adapun sisa dana hibah, akan dipakai untuk tahap 2 atau saat ini yaitu tahap rehab rekon pemulihan beberapa ruas jalan di Kota Palu yang rusak karena gempa 28 September 2018 dan jalan poros lainnya yang tersisa di Sigi maupun Donggala.

Anies mengatakan, pengucuran bantuan saat itu sangat memungkinkan dan tidak ada kendala setelah Ia melakukan konsultasi dengan pihak terkait di daerahnya.

Menurutnya, peristiwa yang dialami warga terdampak bencana di Provinsi Sulteng juga memilukan hati warga ibukota yang dipimpinnya.

"Karena kami adalah simpul masyarakat se Indonesia dan jadinya kami (tidak menunggu lama) langsung turun tangan," ujarnya.

Dana hibah itu diharapkan membantu perbaikan ruas jalan yang rusak akibat bencana alam.

Namun, setelah pengerjaan semua ruas jalan tuntas, ia berharap pemerintah Sulteng membuat memorabilia atau kenang-kenangan berupa video dokumentasi yang akan ia perlihatkan ke warga Jakarta.

"Sehingga masyarakat Jakarta ada rasa memiliki atas apa yang diberikan ke Sulteng," pintanya.

"Semoga yang dititipkan masyarakat Jakarta bisa dimanfaatkan optimal," lanjutnya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved