Selasa, 19 Mei 2026

Cek Fakta: Benarkah Gambar Mobil Meleleh Karena Cuaca Panas di Kuwait?

Kuwait mencetak rekor suhu terpanas pada Sabtu 15 Juni 2019, seorang pria dinyatakan tewas kena Heatstroke, lalu benarkan ada mobil yang meleleh ?

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Wahid Nurdin
Youtube Kasam TV
Foto yang menunjukkan adanya mobil yagn meleleh terkena panas 

Kuwait mencetak rekor suhu terpanas pada Sabtu 15 Juni 2019, seorang pria dinyatakan tewas kena Heatstroke, lalu benarkan ada mobil dan lampu lalu lintas yang meleleh di Kuwait karena suhu tersebut?

TRIBUNPALU.COM - Baru-baru ini sejumlah gambar 'mengerikan' yang diklaim disebabkan cuaca ekstrem banyak beredar di media sosial.

Dua gambar yang menjadi sorotan adalah melelehnya lampu lalulintas dan melelehnya bagian mobil.

Dirangkum dari berbagai sumber cek fakta, informasi tersebut tidak tepat.

Kabar mengenai cuaca panas memang terjadi di Kuwait dan Saudi Arabia, namun gambar ilustrasi yang digunakan yakni rambu lalulintas dan mobil yang meleleh tidak benar.

Mengutip www.vishvasnews.com, pihaknya melakukan penelusuran dan menemukan fakta sesuai dengan cerita, Kuwait dan Arab Saudi mencatat suhu tertinggi di bumi minggu lalu.

Kuwait dan Arab Saudi adalah dua negara yang berbeda. Pihaknya menghubungi departemen cuaca Kuwait dan PRO mereka mengatakan bahwa suhu 63 derajat Celcius direkam pada 8 Juni 2019, dan ada satu korban dilaporkan tetapi foto mobil yang rusak yang ditunjukkan dalam pos viral bukan dari Kuwait.

Seorang pria di Kuwait dilaporkan tewas setelah terkena heatstroke setelah suhu di Kuwait menembus angka 63 derajat celcius di bawah sinar matahari langsung di siang hari, Sabtu 15 Juni 2019.

Dikutip dari harian Al Rai via Gulfnews, pria itu meninggal karena sengatan panas, ditemukan dengan alat-alatnya di sebelah tubuhnya.

Otoritas setempat mengatakan, polisi dan ambulans berpacu ketika ada laporan dari orang yang sakit itu, tetapi dia sudah mati pada saat mereka sampai di sana.

Laporan forensik menunjukkan paparan sinar matahari yang berlebihan.

Kuwait pada hari Sabtu mencatat suhu tertinggi di dunia; mencapai 52,2 derajat Celcius dalam bayangan dan 63 derajat Celcius di bawah sinar matahari langsung, menurut surat kabar Al Qabas.

Di Arab Saudi, suhu naik menjadi 55 derajat Celcius di Al Majmaah pada siang hari.

Gelombang panas diperkirakan akan terus berlanjut hingga musim panas, yang secara resmi akan dimulai pada 21 Juni.

Situs web Arabia Weather menyatakan bahwa gelombang panas juga telah melanda Qatar, Bahrain dan UEA, dengan panas disertai dengan tingkat kelembaban yang tinggi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved