Breaking News:

Haji 2019

Gagal Naik Haji karena Hamil, Emawati Malu Pulang Kampung ke Lombok

Impian dua jemaah haji asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ( NTB) tersebut harus kandas lantaran keduanya dilarang berangkat.

FITRI RACHMAWATI/Kompas.com
Emawati (39) salah seorang calon jemaah haji asal, Sembalun, Lombok Timur batal berangkat ke tanah suci Mekah, karena dilaporkan hamil muda dengan usia kandungan dibawah 14 minggu dan dianggap berbahaya untuk kesehatannya dan kandungannya.( 

"Dia kakak saya, bagaimanapun dia pasti malu pulang kampung, tapi daripada membahayakan keselamatannya lebih baik tahun depan kami mengantarnya lagi," kata Amaq Agra, Sabtu.

Sanak saudara Emawati terus menguatkan dan meneguhkan hatinya agar tidak malu pulang kampung.

Koper haji berwarna oranye milik Emawati pun segera dimasukkan ke dalam mobil keluarga yang membawanya kembali pulang.

Hamil di luar kandungan

Ernawati tak sendiri. Marhamah Binti Muhammad Munawar (50), asal Lombok Timur, juga gagal berangkat ke tanah suci.

Ia gagal berangkat karena hamil di luar kandungan dan mengalami pendarahan.

Hingga Minggu (7/7/2019), Marhamah masih dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB hingga kondisinya membaik.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Mataram Wayan Diantika memberikan alasan melarang dua calon jemaah haji terbang ke Mekah.

Menurut dia, keduanya batal berangkat karena kehamilan mereka sangat berisiko apalagi jika terbang selama 11 jam.

Wayan Diantika memberikan imbauan kepada calon jemaah haji, yang jika mengetahui dirinya hamil maka tidak usah masuk ke asrama haji.

Tsamara Amany Resmi Bertunangan, PSI Sebut Sebagai Hari Patah Hati se-DKI

Halaman
123
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved