Breaking News:

Bisnis dan Ekonomi

Beda Pasar Harga, Garuda Indonesia Tak Terdampak Signifikan oleh Diskon Tiket Pesawat LCC

Direktur Niaga GIAA Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan kebijakan low-cost carrier (LCC) tidak terlalu berdampak pada Garuda Indonesia

http://marketeers.com
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia 

Analis Mirae Sekuritas Indonesia Lee Young Jun mengatakan, kebijakan ini tidak menimbulkan risiko penurunan yang signifikan bagi GIAA.

Alasannya, penyesuaian harga tiket ini berlaku untuk jam penerbangan dengan permintaan yang rendah.

"Selain itu juga mendapatkan subsidi dari pemerintah,” kata Lee dalam risetnya, Kamis (5/7/2019).

Bernada serupa, Analis Ciptadana Sekuritas Fahressi Fahalmesta mengatakan, kebijakan diskon 50% terhadap LCC ini bukan kabar buruk bagi GIAA.

Alasannya, tarif anak usaha Garuda, yakni Citilink biasanya sebesar 80% dari TBA.

Ridwan Kamil Siap Kawal dan Amankan Program Kerja Jokowi di Jawa Barat

Malahan, menurut dia, pemerintah justru memberikan insentif daripada menciptakan lebih banyak beban. 

Sebab pemerintah memberikan subsidi melalui penyedia bahan bakar jet (Pertamina), perusahaan bandara, dan navigasi udara untuk menutupi defisit tarif tersebut.

Analis Panin Sekuritas Nugroho Fitriyanto juga menyebut, pemberian diskon 50% dari TBA ini tidak berdampak signifikan terhadap potensi pendapatan GIAA.

"Terlebih lagi, berdasarkan peraturan pemerintah untuk maskapai LCC hanya diperbolehkan untuk menetapkan tarif paling mahal 85% dari TBA," ucap dia saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (15/7/2019).

Artikel ini sudah ditayangkan di Kontan dengan judul Diskon 50% LCC tak berdampak signifikan bagi Garuda Indonesia (GIAA)

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved