Minggu, 12 April 2026

Kongres PDIP

PDIP Minta Jatah Menteri Paling Banyak kepada Presiden Jokowi, Begini Komentar PKB

Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding menilai wajar bila PDIP meminta jatah kursi menteri lebih banyak dari yang lainnya.

TRIBUN BALI/RIZAL FANANI
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politiknya dalam pembukaan Kongres ke-V PDI Perjuangan di Bali, Kamis (8/8/2019). Kongres yang akan berlangsung sampai hari Sabtu 10 Agustus 2019 tersebut selain mengagendakan pidato politik Megawati Soekarnoputri juga penyusunan kepengurusan partai. 

TRIBUNPALU.COM - Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding menilai wajar bila PDIP meminta jatah kursi menteri lebih banyak dari yang lainnya.

Karena menurutnya, PDIP merupakan partai pemenang Pemilu Legislatif 2019.

"Ya saya kira wajar Jokowi menjanjikan kursi kepada pada PDIP lebih banyak dibanding partai-partai lain. itu karena memang PDP ini partai pemenang nomor 1 daripada kontestan pemilu lainnya," kata Karding saat dihubungi, Jumat, (9/8/2019).

Apalagi menurut Eks Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf itu, PDIP selama Pemilu Presiden 2019 sangat bekerja keras memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Megawati Akan Umumkan dan Lantik Pengurus DPP PDIP 2019-2024

"Jadi kalau dibandingkan dengan semua partai mestinya memang logikanya pantasnya, patutnya, PDIP lebih banyak kursi menteri daripada yang lain. Saya kira itu hal yang wajar saja ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, secara balk-blakan meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar partainya diberi jatah kursi menteri yang paling besar diantara kelompok politik lainnya.

Hal itu secara terbuka disampaikan Megawati di dalam pidatonya di pembukaan kongres V PDI Perjuangan (PDIP) di Grand Inna Bali Beach Hotel, Kamis (8/8/2019).

Acara itu turut dihadiri Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla dan Wapres terpilih periode berikutnya Maruf Amin, dan para ketua umum parpol koalisi plus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

5 Fakta Seputar Kunjungan Jokowi ke Malaysia, Masih Kenakan Busana Bali Seusai Kongres PDIP

Awalnya Megawati bercerita bagaimana dirinya menjaga partainya untuk selalu konsisten dengan perjuangan.

Selama 10 tahun memerintah, Presiden SBY selalu menawari dirinya agar bergabung ke pemerintahan.

Caranya adalah dengan tawaran kursi menteri.

Dan setiap kali juga Megawati selalu menolak.

Masinton Pasaribu Sebut PDIP Incar Posisi Menteri Bidang Pertanian dan Pedesaan di Kabinet Jokowi

Megawati mengaku anak-anaknya di partai menggerutu kepadanya saat melakukan penolakan itu.

Sebab sudah susah berjuang agar menjadi pemenang pilpres, namun tak pernah mendapat apapun.

"Saya omong, kalau elo kepengen jadi menteri (dengan cara seperti itu, red), keluar dari PDIP. Ora patekhen (bahasa jawa saya takkan kehilangan, red)," kata Megawati.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved