Palu Hari Ini

Pencarian Korban Kapal Karam di Perairan Taliabu Terus Dilakukan Tim SAR

Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban kapal yang karam di perairan Taliabu, Senin (26/8/2019).

Pencarian Korban Kapal Karam di Perairan Taliabu Terus Dilakukan Tim SAR
DOK BASARNAS PALU
Proses pencarian korban kapal yang karam di perairan Taliabu, Minggu (25/8/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban kapal yang karam di perairan Taliabu, Senin (26/8/2019).

Kapal motor layar (KML) Garuda Jaya diketahui karam karena mengalami Kebocoran saat berlayar dari pelabuhan di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng, menuju Pelabuhan Tikong di Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Operasi pencarian dimulai sejak Sabtu (24/8/2019), dan berhasil menemukan 5 dari 14 orang penumpang kapal termasuk nahkoda.

Pencarian hari ini dimulai sejak pukul 06.00 pagi, dengan fokus pencarian terhadap 9 orang yang masih dinyatakan hilang.

Proses pencarian korban kapal yang karam di perairan Taliabu, Minggu (25/8/2019).
Proses pencarian korban kapal yang karam di perairan Taliabu, Minggu (25/8/2019). (DOK BASARNAS PALU)

"Pencarian dibagi dalam 2 tim, yakni tim 1 menggunakan KN SAR Bhisma dan tim 2 menggunakan kapal nelayan," jelas Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano, saat dihubungi Senin siang.

Tim 1 akan melakukan pencarian dgn luas area 123 Nm pd Koordinat, 1°15'2,12" S 123°50'52,35" T, 1°14'52,27" S 124°9'35,13" T, 1°25'24,23" S 124°9'38,09" T, dan 1°25'22,29" S 123°51'2,73" T.

Sedangkan tim 2 akan melakukan pencarian di sekitar pesisir Pulau Masoni dan Pulau Limbo, Kabupaten Banggai Laut.

"Cuaca di lokasi pencarian berawan, angin tenggara-barat daya, dengan gelombang mencapai 1,5 meter," terangnya.

Kepala Kantor Basarnas Palu Basrano
Kepala Kantor Basarnas Palu Basrano (DOK BASARNAS PALU)

Sebelumnya, KLM Garuda Jaya, dikabarkan karam karena mengalami kebocoran di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.

Kebocoran pada lambung kapal itu diakibatkan cuaca buruk, saat berlayar dari pelabuhan di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng, menuju Pelabuhan Tikong di Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

"Hari Kamis 22 Agustus 2019, KLM Garuda Jaya berlayar pukul 21.00 wita, pada Jumat 23 Agustus 2019 pukul 23.00 wita, mengalami kebocoran dikarenakan cuaca buruk di Perairan Taliabu," jelas Basrano, saat dihubungi, Sabtu (24/8/2019) siang.

Info kecelakaan yang menimpa kapal layar motor berpenumpang 14 orang, diterima Basarnas dari warga, Muhlis, Sabtu siang sekira pukul 10.17 wita.

Berdasarkan laporan, KLM Garuda Jaya dengan warna abu-abu dan panjang 15 meter itu, mengalami kecelakaan pada titik kordinat 1°37'46.36"S - 124°18'55.29"T, sekitar 100 Nm dari Pelabuhan Luwuk banggai. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved