Breaking News:

Terkini Internasional

Instruktur Pingsan Saat Latihan, Siswa Pilot di Australia Ini Dipandu Petugas ATC Daratkan Pesawat

Pesawat yang dipiloti Max Sylvester berhasil mendarat dengan selamat di Jandakot Airport, Perth, Australia pada Sabtu (31/8/2019) lalu.

9news.com.au
Pesawat yang dipiloti Max Sylvester berhasil mendarat dengan selamat di Jandakot Airport, Perth, Australia pada Sabtu (31/8/2019) lalu. Instruktur yang mendampingi Max saat itu pingsan. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang siswa pilot di Australia harus menghadapi momen-momen mendebarkan saat menjalani latihan terbang.

Ia harus mengendalikan pesawat latihan dan mendaratkannya sendiri di Jandakot, Perth bagian selatan, Australia.

Sebab, instruktur yang mendampinginya pingsan.

Trainee pilot tersebut bernama Max Sylvester.

Dikutip TribunPalu.com dari laman 9news.com.au dan Daily Mail, saat itu Max baru tiga kali menjalani latihan terbang dan pertama kali menerbangkan tipe pesawat ini.

Max Sylvester baru memiliki dua jam terbang ketika sang instruktur, Robert Mollard pingsan saat sesi latihan.

Seorang Wanita di Australia Meninggal Dipatuk Ayam Saat Mengumpulkan Telur di Kandang

Hasil Taiwan Open 2019: Kalah dari Tuan Rumah, Alfian/Marsheilla Langsung Tersingkir

Max juga belum pernah menerbangkan pesawat sendirian tanpa pelatih.

Untungnya, Max mendapat panduan dari petugas Air Traffic Control (ATC) Jandakot Airport saat menerbangkan dan mendaratkan pesawat latihannya.

Awalnya, saat sang instruktur mulai kehilangan kesadaran, Max berusaha untuk membangunkannya.

Saat itu, Max baru berlatih selama 50 menit dan sang instruktur mulai lemas dan terkulai ke pundak Max.

"Ia terkulai di pundak saya, saya mencoba untuk menegakkan badannya tapi ia terus merosot," kata Max menjelaskan kondisi sang instruktur saat pingsan.

Ketika usahanya tak berhasil, Max membuat panggilan darurat kepada pihak ATC.

Trainee pilot Max Sylvester.
Trainee pilot Max Sylvester. (SUPPLIED/9News)
Pesawat yang dipiloti Max Sylvester berhasil mendarat dengan selamat di Jandakot Airport, Perth, Australia pada Sabtu (31/8/2019) lalu. Instruktur yang mendampingi Max saat itu pingsan.
Pesawat yang dipiloti Max Sylvester berhasil mendarat dengan selamat di Jandakot Airport, Perth, Australia pada Sabtu (31/8/2019) lalu. Instruktur yang mendampingi Max saat itu pingsan. (9news.com.au)

Dalam rekaman, terungkap bahwa petugas ATC berbicara dengan Max dan memberikan panduan, tahap demi tahap, sampai Max dapat mendarat dengan selamat di Jandakot Airport pada Sabtu (31/8/2019) pukul 6 sore waktu setempat.

"Perhatikan kecepatanmu saja dan jangan sampai melebihi bagian merah, jagalah keseimbangan sayap dan hidung pesawat tetap dalam posisi yang pas dan sejajar dengan cakrawala," kata petugas ATC.

"Oke, mengerti," jawab Max.

Petugas ATC mengarahkan Max untuk mengitari bandara terlebih dahulu supaya Max mengenali landasan pacunya.

Ketika mulai mendarat, petugas ATC menginstruksikan Max untuk melakukan pergerakan pelan sehingga ia dapat mendarat dengan selamat.

Hebatnya lagi, petugas ATC juga cukup sabar dan selalu memberikan kata-kata motivasi saat memberikan panduan kepada Max.

"Turunkan hidung pesawat lagi, lagi... Matikan mesin. Naikkan hidung dengan pelan-pelan. Tahan. Tahan. Tahan di sana. Sempurna!" kata petugas ATC.

"Pelan-pelan mulailah mengerem sekarang. Dan kamu sudah turun di tanah. Kamu berhasil melakukannya dengan baik, Sobat!" sang petugas ATC juga memberikan dukungan.

Ratusan Mahasiswa Datangi DPRD Sulteng, Desak Presiden Selesaikan Konflik Papua

Terlilit Karet Gelang, Kura-kura Kecil di Thailand Punya Cangkang Berbentuk Mirip Angka 8

Istri dan tiga anak Max Sylvester dengan cemas menonton Max mendaratkan pesawat ringan tersebut.

Max juga berterimakasih kepada petugas ATC karena telah membantunya dalam momen-momen mendebarkan ini.

"Saya ingin bertemu dengannya (petugas ATC, red.) dan minum kopi bareng, atau mungkin melakukan hal yang lain, tentunya," kata Max kepada wartawan, Senin (2/9/2019).

Dirinya juga mengungkapkan bahwa proses belajarnya sangat berpengaruh pada proses pendaratannya ini.

Max mengatakan kemungkinan ia tidak akan selamat apabila tidak belajar.

Sementara itu, sang instruktur Robert Mollard dibawa ke rumah sakit dalam kondisi yang serius namun stabil.

Kemungkinan besar, Robert mengalami seizure (epilepsi).

Di sisi lain, Max Sylvester tidak mengalami cedera apa pun.

Simak video Max Sylvester dipandu petugas ATC untuk mendaratkan pesawat saat sang instruktur pingsan:

(TribunPalu.com/Rizki A.)
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved