Soal Papua, Guru Besar UI Sebut Isu Rasisme Tak Bisa Berujung Pada Referendum

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menegaskan, isu rasisme tidak bisa berujung pada referendum.

Soal Papua, Guru Besar UI Sebut Isu Rasisme Tak Bisa Berujung Pada Referendum
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ahli hukum Hikmahanto Juwana setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (28/1/2015). 

TRIBUNPALU.COM --  Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menegaskan, isu rasisme tidak bisa berujung pada referendum.

Demikian Hikmahanto menanggapi adanya sejumlah pihak yang menghendaki kemerdekaan desakan dari sejumlah pihak yang menghendaki kemerdekaan Papua dan memanfaatkan kerusuhan untuk menarik simpati masyarakat internasional.

Mereka menuntut diadakannya referendum.

Padahal menurut dia, tindakan rasis yang berujung pada kekerasan dan kerusuhan dapat terjadi di mana saja.

Peristiwa Rodney King di Los Angeles, Amerika Serikat pada tahun 1991 adalah salah satunya.

Tindakan polisi Los Angeles yang dianggap diskriminatif terhadap Rodney King, kata dia, membuat marah warga AS, khususnya yang berkulit hitam (Afro-American).

Bahkan di LA terjadi pembakaran, kekacauan, dan pencurian yang dilakukan oleh masyarakat.

"Masalah di LA akhirnya terselesaikan dengan baik karena pemerintah Federal sangat tegas. Demikian pula dengan apa yang terjadi di Bumi Papua," tegas Hikmahanto kepada Tribunnews.com, Selasa (3/9/2019).

Kerusuhan yang terjadi di Papua, dia yakini, tentu akan bisa diselesaikan secara baik oleh pemerintah.

Karena itu dia menilai, Pemerintah tidak perlu khawatir dalam menangani kerusuhan bahwa negara-negara di dunia seolah mendukung adanya keinginan referendum.

Polda Papua Ungkap Data Kerusakan Kerusuhan Kota Jayapura

KNKT Jelaskan Alasan Kenapa Tol Cipularang Kerap Menuai Kecelakaan

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved