Mulai Sekarang, Stop Pose Foto dengan Gaya Jari Berbentuk ''V'', Apa Bahayanya?

Sidik jari pada kedua jari yang terlihat di kamera dapat diambil oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Mulai Sekarang, Stop Pose Foto dengan Gaya Jari Berbentuk ''V'', Apa Bahayanya?
Chris Clogg/Flickr.com via digitaltrends.com
ILUSTRASI berfoto dengan pose jari membentuk huruf "V" atau tanda 'peace'. 

TRIBUNPALU.COM - Mengacungkan dua jari membentuk huruf “V” atau melambangkan “peace” saat berfoto atau selfie pasti pernah Anda lakukan.

Tapi sadarkah, hal itu bisa dimanfaatkan untuk modus kejahatan?

Ya, sidik jari pada kedua jari yang terlihat di kamera dapat diambil oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Untuk itu, Vice Director Shanghai Information Security Trade Association Zhang Wei mengingatkan siapa pun untuk tidak mengambil foto dengan pose itu dari jarak dekat.

Zang menyebut, foto dengan dua jari berbentuk “V” tersebut alangkah baiknya tidak perlu diunggah ke internet apabila diambil dari jarak kurang dari 3 meter.

“Gaya semacam itu yang diambil dalam jarak 1,5 meter dapat diduplikasi 100 persen untuk menjadi sebuah sidik jari yang sempurna, sedangkan jika diambil dari jarak 1,5-3 meter dapat diduplikasi hingga 50 persen,” kata Zang.

Pencurian sidik jari ini, menurut Zang mungkin dilakukan dengan menggunakan teknologi kepandaian buatan dan mengekstraknya menjadi pola sidik jari yang cukup detail.

Sidik jari hasil ekstrak itu kemudian bisa dimanfaatkan untuk mengakses sejumlah informasi penting milik si korban, yang pasti akan menimbulkan kerugian.

Segala sesuatu yang mendasarkan sistemnya dengan sidik jari bisa dijebol dengan kejahatan ini, misal akses pintu, pembayaran perbankan, dan lain-lain.

Seorang profesor di bidang identifikasi sidik jari dari Department Automation Tsinghua University Feng Jianjiang membenarkan sidik jari yang terlihat di kamera dapat dengan mudah dikopi.

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved