Timnas Indonesia
Kalah Telah dari UAE, Simon Sebut Skuat Merah Putih Berjuang Keras
Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, Simon McMenemy, tetap memotivasi pemainnya, meski usai menelan kekalahan atas tuan rumah United Arab Emirates
Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
Sayang, Yanto Basna tidak bisa menyambut umpan dari Saddil Ramdani.
UEA berpeluang menambah gol andai tendangan Ali Mabkhout tidak membentur tiang gawang yang dikawal Wawan Hendrawan pada menit ke-60.
Gempuran timnas UEA membawa petaka bagi Indonesia.
UEA mendapat hadiah penalti setelah bola muntah yang dimanfaatkan Ali Saleh membentur tangan Hansamu Yama.
Ali Mabkhout berhasil mengeksekusi penalti dengan baik dan mengubah skor menjadi 3-0 untuk Uni Emirat Arab.
Skuad Garuda mendapat kesempatan lain pada menit ke-65 ketika Mohamad Omar melakukan pelanggaran keras terhadap Hanif Sjahbandi.
• Jadwal Tanding Wakil Indonesia di Denmark Open 2019 Hari Kedua: Shesar Hiren Rhustavito jadi Pembuka
Sayang, tendangan Stefano Lilipaly berhasil ditepis oleh kiper Khalid Eisa.
Memasuki paruh babak kedua, timnas UEA semakin percaya diri dalam bermain dan membangun serangan.
Indonesia tampak kesulitan keluar dari bayang-bayang Uni Emirat Arab.
Alih-alih memperkuat pertahanan, Wawan Hendrawan kembali harus memungut bola dari gawangnya.
Ali Mabkhout berhasil mencetak hattrick setelah menerima umpan terobosan dari Ali Saleh pada menit ke-72.
Ahmed Khalil berpeluang menambah gol bagi UEA pada menit ke-79 jika tendangannya tidak melambung ke sisi gawang timnas Indonesia.
Menit ke-84, Omar Abdulrahman melancarkan umpan terobosan kepada Mohamad Saleh Al Menhali.
Namun, tendangannya masih bisa ditangkap oleh Wawan Hendrawan.
Indonesia harus menerima kenyataan pahit ketika UEA untuk kelima kalinya membobol gawang skuad Garuda pada injury time.
