Jumat, 10 April 2026

Palu Hari Ini

Sebanyak 3.613 KK Penyintas Mendapat Voucher Belanja dari IRW

Sebanyak 3.613 kepala keluarga penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai, Jumat (18/10/2019) siang.

Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai Jumat (18/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Sebanyak 3.613 kepala keluarga penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai, Jumat (18/10/2019) siang.

Bantuan non tunai dan Islamic Relief Worldwide (IRW) itu, diberikan dalam bentuk voucher belanja, yang akan digunakan untuk membeli kebutuhan dasar selama di lokasi pengungsian.

Penyerahan dipusatkan di lokasi pengungsian tenda darurat di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat Kota Palu.

Dalam kesempatan itu CEO Islamic Relief Worldwide, Nasereldin Ahmed Haghamed dan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, H Longki Djanggola, turut menyerahkan secara simbolis bantuan non tunai tersebut.

Penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai Jumat (18/10/2019) siang.
Penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai Jumat (18/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

CEO Islamic Relief Worldwide, Nasereldin Ahmed Haghamed yang berkunjung langsung dari Birmingham, Inggris ke Palu, untuk dapat mengikuti program Islamic Relief yang sedang berlangsung di Sulawesi Tengah.

Nasereldin mengatakan, dengan mengikuti ajaran al-quran dan sunnah nabi, Islamic Relief Worldwide yang merupakan organisasi kemanusiaan, telah membantu jutaan masyarakat yang menderita terkena bencana di 40 negara di dunia.

Termasuk di Indonesia, yakni di Provinsi Sulawesi Tengah satu di antaranya.

Visinya adalah mewujudkan sebuah dunia di mana kepedulian antar sesama diberdayakan dengan landasan nilai-nilai ketulusan, keunggulan, kasih sayang, keadilan dan kepercayaan.

Penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai Jumat (18/10/2019) siang.
Penyintas korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi menerima bantuan non tunai Jumat (18/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Gempa bermagnitudo 7.4 skala ritcher telah memicu tsunami dan likuefaksi yang merengut jiwa dan menghancurkan ribuan bangunan di Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Islamic Relief Worldwide hadir di Sulteng memberikan upaya tanggap bencana sejak keadan darurat dimulai dengan prinsip saving lives atau penyelematan.

Kemudian dilanjutkan fase pemulihan dengan prinsip build back better (bangkit lebih baik dari sebelumnya).

"Sehingga kehadiran kami di Sulawesi Tengah ini dapat dikatakan tidak hanya merespon bencana tetapi juga memulihkan masyarakat terdampak di Palu dan Sigi untuk bangkit," ujar Nasereldin.

Program bantuan non tunai itu disalurkan melalui kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai penyedia kartu uang elektronik BRIZZI, yang menjadi alat pembayaran.

Dengan melibatkan 35 pedagang kecil dan grosir, dengan total nilai bantuan sebesar Rp 10.004.000.000.

Masing-masing KK penyintas diberikan kartu BRIZZI dengan saldo beragam, mulai dari Rp 2,5 juta sampai Rp 4,5 juta per orang.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved