Selasa, 19 Mei 2026

Cerita Sandiaga Uno Saat Melayat ke Kediaman Martha Tilaar

Sandiaga Uno melayat atas meninggalnya Profesor Henry Alexis Rudolf Tilaar, ke kediaman ibu Martha Tilaar pada Jumat (1/11/2019).

Tayang:
Editor: Wahid Nurdin
Tribunnews, Instagram @sandiuno
Sandiaga Uno Melayat ke Kediaman Martha Tilaar 

Tidak hanya berjuang melalui hal-hal medis, Martha dan Alex mencoba perawatan herbal.

Dibantu sang kakek yang seorang herbalis, Martha mendapatkan perawatan dengan ramuan jamu.

"Karena eyang saya herbalis, maka beliau bilang nanti saya dirawat dengan ramuan jamu," terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Martha sudah didiagnosis pre-menopause saat memasuki usia 41.

Saat memasuki usia 41 tahun, akhirnya Martha mengandung.

Sebuah anugrah besar bagi Martha, ketika di usianya yang sudah 42 tahun dia melahirkan.

Perawatan dengan ramuan jamu tersebut berlangsung cukup lama, hingga akhirnya setelah 16 tahun menanti Martha dikaruniai Wulan, anak perempuan yang cantik.

"Kok bisa ya saya (42 tahun) melahirkan?," tuturnya.

Anugerah Terbesar

Dalam doa, Martha mengatakan dia selalu meminta kepada Tuhan agar selalu diberi kebijaksanaan.

"Jadi, waktu hamil dari permulaan hamil, saya selalu mengucapkan jangan sampai membeda-bedakan anak kandung dan anak yang diambil (angkat)," katanya.

Kelahiran anak pertamanya merupakan keajaiban besar yang Tuhan berikan.

"Keajaiban yg Tuhan berikan kepada kami," imbuhnya.

Memasuki umur 44 tahun, tiga tahun setelah melahirkan Wulan, Martha mengandung buah hatinya yang kedua.

"Setelah tiga tahun hamil lagi, 44 tahun hamil dan dokter melarang untuk meneruskan karena saya sudah sepuh," ucap Martha.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved