Jumat, 17 April 2026

Liga 1 2019

Nick Kuipers Optimis Persib Menang Lawan Arema Meski Banyak Pemain Kunci Absen

Bagi Kuipers, Persib masih berpeluang untuk meraih kemenangan karena mereka bermain di depan pendukungnya sendiri.

Editor: Imam Saputro
PERSIB.co.id/Gregorius A.K
Bek Persib Bandung asal Belanda, Nick Kuipers 

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts baru-baru ini jadi sorotan setelah mengaku sangat dirugikan operator liga terkait jadwal bermain.

Robert mengaku timnya dirugikan karena jadwal liga yang terlalu padat sehingga banyak pemainnya yang kelelahan.

Faktor kelelahan inilah yang kemudian menyebabkan banyak pemainnya yang kemudian mengalami cedera di kemudian hari.

Keluhan Robert ini ia sampaikan pada saat ditemui seusai memimpin latihan, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (9/11/2019).

"Ya, memang bisa dilihat sekarang di liga setiap tim bisa mengalahkan satu sama lain. Itu karena pemain sudah terlalu kelelahan, karena terlalu banyak pertandingan untuk semuanya." ungkapnya seperti yang dikutip Tribunpalu.com dari Tribunjabar.

Robert juga berharap agar kedepannya pihak operator bisa lebih profesional dalam mengatur jadwal bermain para kontestan Liga 1.

Celebest FC Menang 3-0, Eduard Tjong: Saya Tidak bicara Taktik Apa, yang Penting Bisa Dapat Poin

"Sekali lagi saya berharap tahun depan semua bisa membenahi ini (penjadwalan) karena pemain sangat kelelahan, bisa dilihat ada pemain yang bisa bermain bagus di satu laga dan di laga berikutnya tidak bermain bagus. Ini harus dibenahi agar para pemain bisa konsisten menunjukkan kualitasnya," katanya.

Mantan pelatih PSM Makassar ini juga memprotes kebijakan PT Liga Indonesia (LIB) selaku operator kompetisi yang tetap menggelar pertandingan di saat FIFA Matchday.

Robert mengatakan, Liga Indonesia menjadi satu-satunya liga yang tetap menggelar pertandingan di tengah agenda Tim Nasional atau FIFA Matchday.

Kondisi ini, ujar Robert Alberts, sangat tidak bagus untuk tim.

Sebab, beberapa pemain harus absen karena membela tim nasional.

"Saya harus mengikuti aturannya, tapi hal itu tidak sesuai logika. Saya harus kritis ketika ada sesuatu yang memang itu harus dikritisi dan ini yang harus diperhatikan. Mungkin ini satu-satunya liga di dunia yang tetap bermain di tengah agenda FIFA dan itu tidak bagus untuk Persib," ujar Robert Alberts.

Robert juga mengaku heran karena dari pengalamannya 35 tahun menjadi manajer, baru kali ini ia harus menjalani laga kompetisi domestik di saat kalender FIFA tengah digelar.

"Musim depan seharusnya klub tidak perlu bermain di saat kalendar FIFA, itu yang lebih penting. Saya tidak mengerti, sebagai pelatih yang sudah 35 tahun berkecimpung di dunia sepakbola hal itu bisa terjadi," ucapnya.

(Tribunpalu.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved