Breaking News:

Kementerian BUMN Tegaskan Kabar Kenaikan Harga BBM Hoaks

Kementerian BUMN menegaskan bahwa kabar adanya kenaikan harga BBM adalah hoaks.

Kontan/Carolus Agus Waluyo
ILUSTRASI pengisian BBM Pertalite di SPBU Pertamina 

TRIBUNPALU.COM - Masyarakat sempat diresahkan dengan munculnya kabar bahwa akan terjadi kenaikan bahan bakar minyak atau BBM.

Dalam pesan tersebut memperlihatkan harga BBM setelah mengalami kenaikan, mulai dari BBM jenis Premium hingga Dexlite.

Harga premium menjadi Rp 9.500, pertalite Rp 11.000, pertamax Rp 14.000, bio solar Rp 8.250, dan dexlite Rp 13.000.

Informasi tersebut langsung mendapat bantahan dari Kementerian BUMN.

Beredar Informasi Adanya Kenaikan Harga BBM per 30 Agustus, Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Kementerian BUMN melalui unggahan di akun Instagramnya menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

Lebih lanjut Kementerian BUMN mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima sebuah berita.

"Haii #SobatBUMN, melihat banyaknya pesan yang beredar di grup daring perihal kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sobat hati-hati ya terhadap berita hoax seperti ini. Banyak oknum yang sengaja menyebarkan hoax untuk tujuan mereka.

Kalau masyarakat percaya dan terjadi kegaduhan, penyebar hoaxnya yang akan senang karena yang diharapkan akhirnya terjadi

Jadi #SobatBUMN yuk bijak dalam menggunakan media sosial dan lihat kebenarannya sebelum kita bagikan kepada keluarga serta teman dan masyarakat," tulis Kementerian BUMN lewat akun Instagramnya, Rabu (13/11/2019).

Konsumsi BBM di Sulteng Diprediksi Naik 1,9 Persen Jelang Lebaran, Pertamina Sebut Stok Aman

Pasokan BBM Dibatasi, Kendaraan Pemudik Antre hingga 2 Km di Trans Sulawesi

 

Pertamina Beri Klarifikasi Terkait Kabar Kenaikan Harga BBM

Informasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebar di media sosial Twitter dan WhatsApp.

Dalam info tersebut disebutkan bahwa kenaikan tersebut berlaku sejak 30 Agustus 2019 pukul 24.00.

Menanggapi informasi itu, VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usmah menyatakan bahwa kabar itu tidak benar atau hoaks.

Narasi yang Beredar

Informasi kenaikan harga BBM yang tersebar di media sosial menyebutkan bahwa harga Premium hingga Dexlite mengalami kenaikan.

Disebutkan bahwa harga premium yang semula Rp 7.000 naik menjadi Rp. 9.500. Harga Pertalite yang semula Rp. 7.650 naik menjadi Rp 11.000.

Selain itu, harga Pertamax disebutkan juga naik menjadi Rp 14.000, harga sebelumnya Rp 9.850.

Harga Bio Solar semula Rp 9.600 menjadi Rp 8.250. Sedangkan harga Dexlite yang semula Rp 11.700 naik menjadi Rp 13.000.

Pesan tersebut ditutup dengan himbauan kepada masyarakat untuk mengisi tangki kendaraan mereka secara full sebelum harga naik.

Berikut tangkapan layar dari pesan tersebut:

Hoaks kenaikan BBM(Screenshoot)
Hoaks kenaikan BBM(Screenshoot) ()

Melalui pernyataan resminya, Pertamina menegaskan bahwa informasi mengenai kenaikan harga BBM tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa kebijakan penyesuaian harga BBM diumumkan melalui website resmi www.pertamina.com.

"Pertamina menegaskan bahwa informasi mengenai Kenaikan Harga BBM pada pukul 24.00 Jumat, 30 Agustus 2019 adalah tidak benar (HOAX)," pernyataan pihak pertamina yang diterima Kompas.com, Kamis (29/8/2019) malam.

Lebih lanjut, saat dihubungi oleh Kompas.com pada Kamis (28/9/2019) malam, VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usmah membenarkan pernyataan itu.

Fajriyah kembali menegaskan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar.

"Iya betul, itu hoaks," kata Fajiryah.

Fajriyah menambahkan, saat ini Pertamina tidak berencana untuk menaikkan harga BBM.

(TribunPalu.com/Kompas.com)



Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved