Bisnis dan Ekonomi

Utang Pemerintah Indonesia Capai Posisi Rp 4.756 Triliun Per Oktober 2019

utang pemerintah terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3.984,6 triliun dan pinjaman sebesar Rp 771,54 triliun.

Utang Pemerintah Indonesia Capai Posisi Rp 4.756 Triliun Per Oktober 2019
Kontan/Akbar Nugroho Gumay
Ilustrasi pertukaran mata uang rupiah 

TRIBUNPALU.COM - Posisi utang pemerintah sampai dengan Oktober 2019 mencapai Rp 4.756,13 triliun.

Rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 29,87%. 

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara merinci, utang pemerintah terdiri dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 3.984,6 triliun dan pinjaman sebesar Rp 771,54 triliun. 

Penerbitan SBN terbagi menjadi penerbitan SBN Domestik dengan nilai mencapai 2.923,6 triliun dan penerbitan SBN Valas senilai 1.060,9 triliun per akhir Oktober lalu. 

Sementara, utang pinjaman terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp 7,38 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp 764,16 triliun.

Viral di Media Sosial, Rumah di Ciamis Dibangun dengan Biaya Rp15 Juta, Apa Kata Pemilik?

Soal Kolam Renang Rp900 Juta di Rumah Dinas, Ridwan Kamil Beri Klarifikasi: Itu Sesuai Kebutuhan

Pinjaman luar negeri berasal dari pinjaman bilateral Rp305,56 triliun, pinjaman multilateral Rp 420,91 triliun, dan pinjaman bank komersial Rp 37,6 triliun. 

Adapun Kemenkeu menjelaskan bahwa kontribusi utang pemerintah terbesar berasal dari penerbitan SBN domestik sejalan dengan upaya pemerintah melakukan pendalaman pasar keuangan  dan diversifikasi sumber pembiayaan. 

“Kita akan tetap mengelola pembiayaan secara strategis dengan memperhatikan perkembangan kondisi ekonomi dan APBN secara keseluruhan,” tutur Suahasil, Senin (18/11/2019). 

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui tantangan dalam mengelola APBN masih besar di tengah perlambatan dan dinamika ekonomi global.

Perlambatan ekonomi berdampak pada perubahan komposisi penerimaan dan belanja negara sehingga berimbas pula pada komposisi pembiayaan. 

“Namun, pemerintah optimistis mampu menangani kondisi menantang ini. Masih ada elemen-elemen perekonomian dalam negeri yang memiliki ketahanan yang diharapkan mampu menetralisasi sentimen negatif global dan menjaga momentum pertumbuhan di kuartal akhir,” tutur Sri Mulyani.

Artikel ini sudah ditayangkan di Kontan dengan judul Oktober, posisi utang pemerintah capai Rp 4.756 triliun

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved