Breaking News:

Terkin Nasional

Mulai Tahun 2020, BPJS Ketenagakerjaan Akan Kembali Naikkan Santunan

Ilyas memberi contoh, nantinya manfaat santunan kematian kepada peserta akan meningkat dari semula Rp24 juta menjadi Rp42 juta per peserta.

Tribun Pekanbaru
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNPALU.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Ketenagakerjaan menjelaskan rencana di tahun depan untuk tidak menaikkan iuran, namun justru akan menaikkan santunan.

Nantinya kebijakan tersebut akan diputuskan setelah perusahaan melakukan peninjauan ulang (review) formula tarif.

Kebijakan review tertulis dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

"Iuran tidak kami review lagi dalam artian tidak naik, hampir seluruh iuran tidak akan naik dalam waktu dekat," ujar Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis, saat ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (04/12/2019),

Meski begitu Ilyas mengatakan peningkatan manfaat tetap akan dilakukan pada tahun depan.

IDI Tanggapi Komentar Menkes Terawan Terkait Tindakan Dokter jadi Penyebab Tunggakan BPJS

Ditantang Beri Kritik untuk Kinerja Erick Thohir Sebagai Menteri BUMN, Sandiaga Uno: Pintar Berdansa

Peningkatan manfaat diperuntukan untuk peserta yang mengambil program jaminan kematian.

Ilyas memberi contoh, nantinya manfaat santunan kematian kepada peserta akan meningkat dari semula Rp24 juta menjadi Rp42 juta per peserta.

Selain itu, nilai manfaat beasiswa bagi ahli waris peserta yang meninggal juga akan naik.

Sebelumnya, manfaat beasiswa hanya diberikan kepada satu anak sebesar Rp12 juta untuk pendidikan Sekolah Dasar.

Namun, nantinya akan berubah menjadi diberikan ke dua anak untuk pendidikan SD hingga sarjana perguruan tinggi.

Ia menyebutkan ketentuan peningkatan manfaat akan dibicarakan ke dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2013 tentang Jaminan Kematian.

Saat ini revisi peraturan tersebut sudah ada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kemungkinan akan segera ditandatangani.

"Bahkan saya kira sudah ditandatangani presiden, nanti tinggal diumumkan soal kenaikan manfaat ini. Kemungkinan terbit tahun ini dan berlaku sejak diterbitkan," ucap Ilyas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Depan, BPJS Ketenagakerjaan Akan Kembali Naikan Santunan ", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved