Seorang Nelayan di Palasa, Parigi Moutong Dikabarkan Hilang Saat Cek Rumpon di Laut

Seorang nelayan bernama Sarlin (39) dikabarkan hilang saat mengecek rumpon ikan, Sabtu (7/12/2019) sore.

Seorang Nelayan di Palasa, Parigi Moutong Dikabarkan Hilang Saat Cek Rumpon di Laut
DOK BASARNAS PALU
Pencarian yang dilakukan oleh tim rescue dari Basarnas di perairan Palasa, Parimo, Minggu (8/12/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG -- Seorang nelayan bernama Sarlin (39) dikabarkan hilang saat mengecek rumpon ikan, Sabtu (7/12/2019) sore.

Korban diketahui hilang di Perairan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong.

Informasi tersebut diterima Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional alias Basarnas Palu, Minggu (8/12/2019) pagi.

Kantor Basarnas Palu mengirim 1 tim rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Parigi ke lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano mengatakan, tim sudah diberangkatkan pukul 07.22 wita dengan perkiraan tiba pukul 11.30 wita.

Jurnalis Sulteng Lintas Platform Ikuti Workshop Etika dalam Mengabarkan

LBH Sulteng Soroti Ruang Milik Jalan di Sekitar Bank Sulteng yang Jadi Lahan Parkir

Bawaslu Sulteng Prediksi Kasus Pelanggaran Netralitas ASN Kembali Terulang di Pilkada 2020

Adapun korban Sarlin merupakan warga dusun 2 Desa Dongkalan, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong.

Berdasarkan kronologis yang diterima, kata Basrano, korban pada Jumat 06 Desember 2019, pukul 16.00 wita pergi melaut.

Pada Sabtu (7/12/2019) pagi, korban masih terlihat temannya berada di rumpon ikan.

Namun pada Sabtu sore, teman korban kembali mengecek di rumpon tersebut dan korban sudah tidak ada di tempat.

"Yang di temukan hanya baju, pisau dan perahu milik korban hanyut ditemukan oleh nelayan lain," jelas Basrano.

Kantor Basarnas Palu Terima Kunjungan Puluhan Siswa PAUD Kasih Bangsa

Mengetahui hal itu, teman korban berusaha melakukan pencarian namum hasilnya nihil.

Saat ini kata Basrano, timnya sudah menuju lokasi dan melakukan pencarian.

Tiba di lokasi kejadian tim rescue melakukan koordinasi dan melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan perahu karet dan sejumlah perahu nelayan.

Selain tim rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Parigi juga turut serta dalam pencarian TNI 1 orang, Polairud 1 orang, aparat Desa dan masyarakat setempat. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved