SBY Ingatkan Elite Politik untuk Tahan Diri Pasca-Pemilu 2019: Malu Kepada Rakyat

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) mengingatkan para elite politik agar menahan diri pasca Pemilu 2019 yang baru saja digelar.

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ketua umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) mengingatkan para elite politik agar menahan diri pasca Pemilu 2019 yang baru saja digelar.

Terlebih jika semangatnya adalah untuk memperoleh kekuasaan di tahun politik 2024.

"Pemilihan umum, sebuah kontestasi politik untuk sebuah kekuasaan, telah usai. Sementara, pemilu mendatang masih jauh, 5 tahun lagi. Tak baik dan malu kepada rakyat, kalau saat ini kita memulai lagi kontestasi baru. Apalagi jika semangat dan nafsunya adalah untuk mendapatkan kekuasaan di tahun 2024," kata SBY dalam pidato refleksi pergantian tahun di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Selain itu, menurut dia, hal tersebut juga terkesan tidak menghormati pemerintahan Presiden Joko Widodo yang baru memulai tugas di periode kedua.

"Juga tidak etis, karena pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua, baru mulai melaksanakan tugasnya. Mari hormati pemerintah kita, dan tentunya rakyat kita," tuturnya.

Menurut SBY, saat ini fokus pemerintah serta para elite politik adalah menghentikan suasana permusuhan. Hubungan kawan-lawan harus diganti dengan hubungan antarmitra.

"Hubungan yang bernuansa kawan dan lawan harus kita ganti dengan hubungan antar mitra. Kemitraan untuk membangun bangsa. Kemitraan dan kebersamaan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi rakyat," tuturnya.

"Rakyat menghormati negara dan pemimpinnya. Negara dan pemimpin sabar dan mengayomi rakyat dengan adil dan penuh rasa kasih sayang. Bersatu kita teguh. Bersama kita lebih kuat. Together we are stronger," tegas SBY.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "SBY: Pemilu Masih 5 Tahun Lagi, Malu kalau Sudah Mulai Kontestasi",

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved