Cerita di Balik Nenek 72 Tahun yang Dipapah Anaknya Ikuti Wisuda di Polimarim Makassar

Seorang nenek yang tengah dipapah anak perempuannya menerima ijazah pada acara wisuda Perwira Transportasi Laut tersebut.

huffingtonpost
ilustrasi wisuda 

"Saya direktur Polimarim AMI Makassar dan seluruh civitas akademika sangat kehilangan dengan kepergian almarhum," ujarnya.

Semoga nanda Maulana diterima di sisiNya. Dan kami serahkan ijazah dan sertifikat keahlian almarhum," lanjutnya.

Sertifikat Kompoetensi

Sementara itu dari acara wisuda, alumni Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar dibekali sertifikat kompetensi.

Hal itu erat kaitannya dengan tuntutan dunia kerja, yang menginginkan luaran pendidikan tinggi vokasi telah menguasai keterampilan di bidangnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Jasruddin pada ramah tamah wisuda Polimarim AMI.

''Kami mendukung sepenuhnya Polimarim AMI untuk menyelenggarakan training, dan membekali para alumninya dengan sertifikat kompetensi.

Karena dengan sertifikat tersebut, akan memudahkan untuk diterima di dunia kerja,'' kata Jasruddin.

Ia menjelaskan, saat ini di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah dibentuk satu direktorat jenderal (ditjen) baru yang khusus mengurusi pendidikan vokasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved