Jumat, 1 Mei 2026

100 Hari Kerja Kabinet Jokowi - Maruf Amin, Moeldoko: Ini Prestasi, Bukan Sensasi

Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Maruf Amin akan memasuki 100 hari kerja, pada Kamis (30/1/2020).

Tayang:
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018). 

TRIBUNPALU.COM - Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Maruf Amin akan memasuki 100 hari kerja pada Kamis (30/1/2020).

Dalam pemerintahan Kabinet Indonesia Maju yang dilantik pada 23 Oktober 2019 lalu, banyak rekam jejak kerja yang menjadi perhatian publik.

Kebijakan yang dikeluarkan Jokowi pun tak luput dinilai sebagai sensasi, bagi sebagian masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kepala Staf Presiden, Moeldoko angkat bicara.

Ia dengan tegas menyebut 100 hari kerja Joko Widodo - Maruf Amin sebagai hal yang luar biasa.

Pencapaian Jokowi dan Maruf Amin ia katakan bukanlah sensasi semata.

"Dikenali dari seberapa besar presiden memberikan perhatian untuk para pekerja," terang Moeldoko yang dikutip dari tayangan YouTube Metro TV, Senin (27/1/2020).

Virus Corona Merebak, Hotman Paris Minta Joko Widodo Hentikan Penerbangan dari China ke Indonesia

Presiden Joko Widodo Tak Akan Lindungi Kader PDIP yang Terlibat Kasus OTT eks Komisioner KPU

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2019).
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2019). (Tribunnews.com/ Rina Ayu)

Moeldoko lantas menerangkan yang dikerjakan Jokowi dalam 100 hari kerjanya.

1. Melaksanakan Rapar Terbatas (Ratas) 35 Kali

2. Sidang Kabinet 3 Kali

3. Rapat internal 5 Kali

"Yang dibahas, pertama ekonomi, itu tujuh belas kali dibahas," terang Moeldoko.

"Polhukam lebih dari 5 kali, PMK berbicara tentang kesejahteraan masyarakat itu tujuh kali," tambahnya.

Moeldoko juga menuturkan, Jokowi membahas masalah maritim dan investasi hingga empat kali.

Beberapa hal itu adalah kinerja Jokowi-Ma'aruf Amin yang baru dikenali, kata Moeldoko.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved