Breaking News:

Eksklusif dari Wuhan, Kisah WNI Bertahan di Kota Wuhan yang Diisolasi: Garam untuk Stok Terakhir

Hingga kini, belum ada kabar dari KBRI di China untuk mengevakuasi WNI yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei ke luar kota.

Instagram/sarahwuhan
Foto sisi Kota Wuhan yang sepi layaknya kota mati setelah terisolasi akibat merebaknya virus corona. 

Laporan langsung dari Wuhan, China.

TRIBUNPALU.COM - Wabah virus corona yang disebut berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, menjadi perhatian bagi Indonesia.

Pasalnya, di Provinsi Hubei terdapat lebih dari 200 mahasiswa dan Warga Negara Indonesia (WNI).

Sedangkan di Kota Wuhan, terdapat lebih dari 90 mahasiswa dan WNI.

Satu di antaranya adalah Rio Alfi, mahasiswa S2 di salah satu perguruan tinggi di Kota Wuhan.

Hingga kini, belum ada kabar dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk evakuasi ke luar kota.

"Belum ada (informasi), masih menunggu," ujar Rio kepada Tribunnews melalui pesan tertulis, Selasa (28/1/2020).

Sementara itu, Rio mengungkapkan masih memiliki logistik untuknya dan keluarga.

"Masih (ada stok makanan), Insha Allah," ujarnya.

Rio tinggal di sebuah kontrakan apartemen di dekat kampusnya bersama istri dan anak perempuannya yang berusia lima tahun.

Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020.
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. (EPA-EFE/STR)
Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved