Terkini Daerah
Kisah Pasutri Tunanetra Penjual Kerupuk di Lampung: Tiap Berantem Istri Luluh dengan Cokelat
"Namanya sudah jodoh, Mas. Baru kenal udah ngeresep (meresap) di hati," kata Setiawan, Selasa (11/2/2020).
Sang istri tampak malu-malu. Rona wajahnya memerah.
Berulang kali Putri menutup mulutnya menahan tawa.
“Dia (Setiawan) sering ngegombalin saya. Namanya perempuan, apalagi saya masih muda, ya luluh juga,” kata Putri.
Putri pun menerima lamaran Setiawan.
Mereka menikah secara sederhana.
Urusan makan dan kebutuhan rumah tangga, mereka serahkan kepada Empunya Alam Semesta.
Keduanya memutuskan berjualan keripik dan kerupuk.
Dengan bersama-sama, mereka bisa saling menjaga.
“Jualan bareng, jalan kaki. Jadi nggak sepi, ada teman ngobrol di jalan,” kata Putri.
• Usai Jalani Tes di BNN, Lucinta Luna Tertunduk Lesu dan Tak Mau Buka Suara di Depan Media
• Jawaban Nycta Gina Saat Suaminya Minta Izin Poligami: Daripada Suamiku Selingkuh di Belakang
• Fakta Unik Ditangkapnya Lucinta Luna, Kenakan Selop 10 Juta Rupiah dan Bawa Sekoper Pakaian
• Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kehilangan Koper saat Tiba di Turki, Akhirnya Lapor Polisi
Selayaknya rumah tangga, Setiawan dan Putri mengaku pernah bertengkar.
Namun, karena sudah sangat hafal karakter istrinya, Setiawan punya trik sendiri.
“Berantem pasti, namanya rumah tangga. Tapi nggak pernah lama. Nggak boleh suami istri marahan lama-lama. Biasanya kalau habis berantem, saya kasih cokelat, baikan lagi,” kata Setiawan sambil terkekeh.
Setiawan dan Putri membatasi lama mereka berjualan hingga pukul 13.00 WIB.
Setelah itu pulang dan mengasuh buah hati mereka yang masih berusia 3 tahun.
“Alhamdulillah, matanya normal, bisa melihat. Lagi lucu-lucunya,” kata Setiawan.
(Kompas.com/Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Cinta Pasutri Tunanetra Penjual Kerupuk, Setiap Bertengkar, Istri Luluh dengan Cokelat"